Wisata Gunungkidul Meledak PAD Tembus Rp26 Miliar
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Ilustrasi debat Pilkada - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman bakal menyelenggarakan tiga kali debat di Pilkada 2024. Rencananya debat dilaksanakan akhir Oktober dan awal November mendatang.
Anggota KPU Sleman Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Huda Al Amna mengatakan, sesuai dengan penyelenggaraan pilkada di periode sebelumnya, KPU akan memafisilitas debat antar pasangan calon bupati dan wakil bupati. Rencananya debat diselenggarakan tiga kali selama masa kampanye berlangsung.
BACA JUGA: Soal Politik Uang di Pilkada Jogja, Begini Respons Ketiga Kontestan
Sesuai kesepakatan bersama dengan perwakilan pasangan calon bupati dan wakil bupati bahwa debat diselenggarakan pada hari Minggu. Rencananya, debat pertama digelar pada 20 Oktober, 27 Oktober dan 3 November 2024.
“Debat pertama hanya menampilkan calon bupati dan kedua wakil bupati. Untuk ketiga, pasangan calon akan tampil bersama-sama,” kata Huda, Rabu (9/10/2024).
Dia menjelaskan, ada beberapa alasan kenapa debat dilaksanakan di hari Minggu. Hari libur ini dipilih karena tidak banyak aktivitas yang dilakukan Masyarakat sehingga diharapkan bisa menonton debat guna mengetahui visi misi maupun program yang dimiliki calon.
Diharapkan dengan strategi ini maka yang menonton bisa lebih banyak agar pandangan tentang calon bisa diketahui lewat debat. “Jadwal pelaksanaan debat sudah ada dan sekarang masih kita matangkan konsepnya. Rencananya juga disiarkan di televisi,” katanya.
Selain debat, KPU Sleman juga akan memafilitasi bahan dan alat peraga kampanye bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati. Selain itu, juga ada fasilitasi iklan di media cetak dan elektronik.
“Untuk fasilitasi bahan dan alat peraga kampanye masih proses. Sedangkan fasilitasi iklan dilaksanakan mulai 10-23 November 2024,” katanya.
Anggota KPU Sleman, Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh mengatakan, mulai 25 September lalu sudah memasuki tahapan kampanye. Rencananya kampanye selesai pada 23 November 2024.
“Ada waktu kampanye selama 60 hari,” katanya.
Untuk pelaksanaan kampanye terdiri dari tiga, yakni rapat umum, pertemuan terbatas dan tatap muka. Untuk rapat umum, masing-masing pasangan calon hanya mendapatkan jatah satu kali, sedangkan kegiatan pertemuan terbatas dan tatap muka bisa dilakukan setiap hari.
“Ketentuan dalam kampanye sudah diatur dalam PKPU No.13/2024,” kata Aan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun, tarif Rp8.000 dan jadwal keberangkatan pagi hingga malam.
Investor kripto Indonesia dinilai makin rasional dan tak lagi sekadar FOMO. Literasi blockchain dan strategi investasi mulai meningkat.
Menlu Sugiono menjelaskan alasan Presiden Prabowo tetap berkunjung ke Prancis saat Iduladha untuk memenuhi undangan Macron.
Penjualan tiket kereta KAI selama libur Iduladha 2026 menembus 911 ribu tiket. Yogyakarta hingga Bandung jadi tujuan favorit penumpang.
Seorang pria di Salatiga meninggal dunia diduga akibat serangan jantung saat membantu proses kelet sapi kurban di Masjid Darul Solikhin.