6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Sebanyak 50 petani dari Sleman mengadu ke DPRD DIY. Mereka mendesak pihak berwenang segera membuka aliran air selokan Van Der Wicjk, Senin (15/10/2024) ist
Harianjogja.com, JOGJA— Sebanyak 50 petani dari Sleman mengadu ke DPRD DIY. Mereka mendesak pihak berwenang segera membuka aliran air selokan Van Der Wicjk. Alasannya, karena para petani menanggung kerugian besar akibat penutupan aliran air dari selokan Van Der Wicjk.
Kerugian yang ditanggung para petani saat selokan Van Der Wicjk dimatikan ditaksir mencapai Rp20 juta per hektare atau Rp30 miliar dari 1.500 hektare lahan pertanian di kawasan Sleman barat. "Kami akan kehilangan sekali masa tanam akibat penutupan Selokan Van Der Wicjk," ungkap Sutrisno, selaku koordinator petani Sleman, Senin (14/10/2024) di Gedung DPRD DIY.
Dia menjelaskan, kerugian akibat air selokan Van Der Wicjk dimatikan belum termasuk sektor petani Hortikultura yang bisa mencapai Rp200 juta per hektar. Di sektor perikanan ditaksir mengalami kerugian Rp180 juta untuk 1 ton ikan nila. "Kedatangan kami ini untuk mengadu dan meminta segera buka segera selokan Van Der Wicjk," ungkapnya.
Kehadiran para petani di gedung DPRD DIY diterima langsung oleh Ketua sementara DPRD DIY, Nuryadi. Serta didampingi oleh dua anggota dewan dari Dapil Sleman Selatan, Yan Kurnia Kustanto dan Muhammad Yazid.
Sementara pihak dinas terkait yang turut hadir di antaranya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Sumber Energi Mineral DIY, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, dan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman.
Audensi berjalan cukup tegang karena dinas-dinas terkait menganggap penutupan Selokan Van Der Wicjk merupakan kewenangan pusat yang direpresentasikan oleh BBWSSO. Meski begitu, BBWSSO berdalih untuk pemerataan distribusi air kewenangannya ada di Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Sumber Energi Mineral DIY.
Menanggapi hal tersebut pihak Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Sumber Energi Mineral DIY menyatakan, bahwa penutupan air selokan Van Der Wicjk itu didasarkan pada keputusan dan kesepakatan dengan perwakilan beberapa organisasi atau kelompok tani, yang dilakukan pada Agustus 2024 lalu.
Pernyataan itu dibantah oleh para petani yang hadir. Menurut Sutrisno, dalam pertemuan tersebut, perwakilan petani, hanya diberi opsi untuk memilih bulan apa yang akan ditutup. Tidak diberi pilihan menolak atau tidak atas kebijakan penutupan Selokan Van Der Wicjk.
"Saya termasuk yang hadir dalam pertemuan itu dari awal hingga akhir, kami seperti dipaksa menyetujui penutupan, bukan setuju atau tidak," ungkap Sutrisno.
Forum audensi itu berakhir dead lock, sampai akhirnya Ketua Dewan sementara, Nuryadi menyatakan sikap, meminta semua Kepala Dinas terkait serta perwakilan dari petani untuk kembali hadir pada pertemuan selanjutnya yang akan digelar Selasa, (15/10/2024) hari ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.
Bareskrim Polri memetakan sumur minyak rakyat di Blora untuk mendukung peningkatan produksi. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur.