Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, Ultra Resmi, Ini Harga dan Speknya
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
Para perajin batik melakukan aktivitas membatik untuk mendapatkan sertifikasi profesi. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan perajin batik di kalangan usaha mikro kecil dan menengah mengikuti sertifikasi kompetensi dalam rangkaian Industrial Gathering dalam peringatan Hari Batik Nasional di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Jogja, Selasa (15/10/2024). Sertifikasi perajian diharapkan dapat meningkatkan mutu produk batik demi mengejar target ekspor batik.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian Andi Rizaldi mengatakan para perajin dari kalangan industri kecil yang mengikuti aktivitas membatik tersebut sebenarnya sudah memahami cara membatik efektif dan efisien. Akan tetapi mereka mengikuti sejumlah rangkaian untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi.
BACA JUGA : Krebet Raih Penghargaan Tertinggi Desa Wisata Tingkat DIY
"Karena ada instruktur langsung yang mendampingi, mereka mendapatkan sertifikasi dari lembaga sertifikasi profesi LSP balai batik ini dan LSP ini sudah terakreditasi oleh BNSP. Harapannya para perajin bisa terus meningkatkan mutu produknya," katanya.
Aktivitas merajin batik yang dilakukan para perajin di Laboratorium Batik itu dilihat langsung oleh para peserta Industrial Gathering. "Peserta Industrial Gathering ini memang kami undang, mereka dari bebagai stakeholder batik, pemangku kepentingan, ada kepala dinas perindustrian dan lain-lain," ujarnya.
Ia mengatakan angka ekspor batik secara nasional masih kecil di angka 17,5 juta dolar AS di 2023 dan ditargetkan bisa mencapai nilai ekspor 100 juta Dolar AS atau sekitar Rp1,6 triliun. Kecilnya angka ekspor tersebut bisa jadi karena penggunan untuk lokal sangat tinggi, terbukti dengan banyak instansi mewajibkan penggunaan batik.
Meski demikian karena batik sudah menjadi ikon UNESCO maka [emerintah akan mengejar target nilai ekspor tersebut. "Kami ingin batik terus dikenal oleh masyarakat internasional. Sekarang banyak perajin batik mungkin kompetensi perlu ditingkatkan, salah satunya pelatihan serta memberikan sertifikasi kompetensi supaya produksi bisa diakui," katanya.
BACA JUGA : Pelemahan Rupiah Bisa Berdampak ke Ekspor dan Impor DIY
Kepala BBSPJIKB Kemenperin Budi Setiawan mengatakan untuk peningkatan jumlah perajina batik yang disertifikasi, ia membuat beberapa skema salah satunya melalui jalur permintaan yang diajukan dari berbagai dinas serta kelompok perajian batik. "Dalam setahun kami melakukan sertifikasi kepada 15 ribu perajin batik, memang paling banyak di wilayah Jawa, mereka banyak yang datang melalui skema permintaan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.