PDI Perjuangan DIY Luncurkan BAIS Yogyakarta untuk Soekarno Cup
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Suasana pelatihan penerapan Analisis Dampak pada Warisan Budaya (ADWB) atau Heritage Impact Assessment (HIA) yang digelar BPKSF Disbud DIY, Kamis (24/10/2024)./Yosef Leon
JOGJA—Upaya pelestarian Sumbu Filosofi Jogja sebagai warisan dunia UNESCO terus digalakkan. Sejak ditetapkan pada September 2023, berbagai langkah strategis telah diambil untuk menjaga nilai universal, integritas, dan keaslian kawasan ini.
Salah satu langkah penting adalah dengan pelatihan penerapan Analisis Dampak pada Warisan Budaya (ADWB) atau Heritage Impact Assessment (HIA) yang digelar selama dua hari 23-24 Oktober 2024 oleh Balai Pengelola Kawasan Sumbu Filosofi Dinas Kebudayaan (BPKSF Disbud) DIY.
Pada Kamis (24/10/2024), puluhan peserta yang terdiri dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) Pemda DIY, Kraton Yogyakarta dan lainnya diberikan pelatihan soal kajian dampak cagar budaya dari sudut pandang Vista dan langgam bangunan, penilaian menggunakan matriks, dampak proposed action terhadap cagar budaya, penilaian dampak cagar budaya, strategi mitigasi dampak dan no development option dan penyusunan mitigasi dampak dan no development option.
Kepala Seksi Perencanaan BPKSF Disbud DIY Nurani Fajri menjelaskan bahwa ADWB merupakan mekanisme untuk mengevaluasi dampak suatu kegiatan terhadap nilai-nilai penting warisan budaya.
Penerapan ADWB ini sejalan dengan rekomendasi UNESCO untuk memastikan semua proyek pembangunan yang berpotensi berdampak pada Sumbu Filosofi dikomunikasikan kepada World Heritage Centre.
“Kawasan Sumbu Filosofi merupakan pusat perkotaan yang dinamis. Oleh karena itu, perlu ada upaya khusus untuk melindungi nilai-nilai universalnya. ADWB menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian,” ujar Nurani.
Pemerintah Daerah DIY telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menerapkan ADWB. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain penyusunan Panduan ADWB, penetapan Peraturan Gubernur No. 44/2022 tentang ADWB, serta penyelenggaraan pelatihan ADWB bagi perangkat daerah terkait.
“Pelatihan ADWB yang telah dilakukan pada 2023 merupakan langkah awal yang baik. Tetapi kami menyadari bahwa masih banyak yang perlu dilakukan, seperti penyiapan pedoman teknis, instrumen, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” tambah Nurani.
Menyadari pentingnya kapasitas SDM dalam pelaksanaan ADWB, pihaknya kembali menyelenggarakan pelatihan ADWB tahun 2024 ini. Pelatihan itu menyasar praktisi dan akademisi yang tergabung dalam asosiasi atau ikatan ahli yang berkaitan dengan pelestarian di kawasan Sumbu Filosofi.
"Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan pelestarian Sumbu Filosofi Jogja dapat berjalan optimal. ADWB diharapkan dapat menjadi instrumen yang efektif dalam menjaga nilai-nilai universal kawasan ini untuk generasi mendatang," ungkapnya.
Salah seorang peserta, Lutfi Alwi mengapresiasi pelatihan itu. Dengan ikut serta dirinya menjadi tahu apa saja prosedur HIA dan penerapannya di lapangan. "Selain pengenalan teori kami juga diajak berkelompok untuk diskusi soal analisis dan teknis tentang proposal penyusunan HIA, identifikasi nilai dan juga atribut.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Qatar akan mengirim delegasi seni ke Jogja pada Desember 2026 untuk memperingati 50 tahun hubungan Indonesia-Qatar sekaligus membahas kerja sama budaya
BPS mencatat kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 7,45 juta hingga Juni 2026, menjadi capaian tertinggi sejak 2020.
Komdigi akan memanggil YouTube setelah menemukan konten promosi vape yang melibatkan anak di bawah umur dan diduga melanggar aturan
PSS Sleman menggelar Launching Team, Jersey Reveal, dan laga uji coba melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pada 8 Agustus 2026
Pemerintah mengintegrasikan MBG dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk ketahanan pangan. Pengamat menilai tata kelola dan keamanan pangan masih menjadi tantanga