Tarif Air Curah DIY Bakal Naik, Pelanggan Bantul Waswas
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Sejumlah massa berunjuk rasa meminta penertiban peredaran miras di komplek Kepatihan Pemda DIY, Jumat (25/10/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Forum Ukhuwah Islamiyyah (FUI) DIY bersama sejumlah organisasi masyarakat Islam lainnya berunjuk rasa di Kompleks Kepatihan Pemda DIY.
Dalam tuntutannya mereka meminta pemerintah untuk menindak peredaran minuman keras (miras) di wilayah ini.
Ketua AM FUI DIY, Fadlun Amin mengaku telah mengirimkan surat kepada Gubernur DIY untuk meminta audiensi terkait dengan masalah miras. “Kami berharap Gubernur dapat menerima perwakilan kami dan memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini,” ujar Fadlun, Jumat (25/10/2024).
Senada dengan Fadlun, perwakilan FUI DIY lainnya, Ustaz Umar, mempertanyakan pihak-pihak yang diuntungkan dari peredaran miras. “Kami ingin tahu siapa yang sebenarnya ingin membesarkan bisnis miras ini. Ini bukan masalah hak asasi manusia yang harus diperjuangkan,” kata Umar.
Ustaz Umar juga menyoroti dampak negatif miras terhadap generasi muda, seperti kasus penikaman yang melibatkan santri Ponpes Krapyak beberapa waktu lalu. “Jika pemerintah tidak segera bertindak, kami akan mengambil tindakan lebih lanjut,” ujarnya.
BACA JUGA: Cegah Saling Lempar Penanganan Miras, Pemda DIY Ingatkan Terkait Kewenangan Pengawasan dan Perizinan
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana menyatakan bahwa pihaknya akan menjadwalkan audiensi dengan perwakilan FUI. “Kami memahami keprihatinan masyarakat terkait peredaran miras. Gubernur akan mengalokasikan waktu untuk mendengarkan aspirasi mereka,” kata Saktiyana.
Sementara itu, Plt. Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penertiban terhadap tempat-tempat yang menjual miras secara rutin.
Namun, dia mengakui bahwa upaya tersebut masih belum optimal. “Kami akan terus meningkatkan koordinasi dengan Satpol PP di kabupaten/kota untuk memperketat pengawasan,” ujarnya.
Noviar juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas peredaran miras. “Warga diharapkan dapat melaporkan jika menemukan adanya penjualan miras di lingkungannya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.