Kota Jogja Vaksinasi 350 Ternak untuk Cegah PMK dan Penyakit Menular
DPP Kota Jogja memberikan layanan kesehatan terpadu bagi 350 ternak untuk memperkuat pencegahan PMK dan penyakit hewan menular strategis.
Seorang wisatawan ikut memberi makan penyu dalam acara eduwisata konservasi penyu Pantai Pelangi, Minggu (27/10/2024)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Saka Segara Yogyakarta dan 4K menggagas eduwisata konservasi penyu Pantai Pelangi, Minggu (27/10/2024). Kegiatan tersebut digagas untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
Koordinator Program, Don Bosco Seccio Prariz menyampaikan konservasi penyu di Pantai Pelangi menjadi potensi di sektor wisata dan lingkungan hidup wilayah tersebut. Dia menilai keberadaan penyu disana dapat dikemas dengan konsep eduwisata, sehingga dapat memberikan dampak ekonomi pada masyarakat sekitar. “Ini merupakan branding ulang Pantai Pelangi. Sebelumnya kegiatan di sini cukup sepi dan belum beragam," ujarnya.
Sebelumnya konservasi penyu Pantai Pelangi hanya digarap oleh masyarakat lokal disana. Padahal, menurutnya, keberadaan konservasi penyu di sana mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Karena itu, pihaknya menggagas konsep eduwisata disana. Untuk merealisasikannya, pihaknya memberikan pelatihan kepada warga setempat untuk menjadi pemandu wisata, dan mengembangkan pewarnaan kain menggunakan daun cemara udang.
Selain itu, pihaknya juga memberikan pelatihan pembuatan konten untuk mempromosikan potensi yang ada.
Kemudian, nantinya berbagai potensi yang ada di Pantai Pelangi akan dikemas dalam bentuk paket perjalanan wisata dengan konsep eduwisata. "Dari potensi tersebut kami akhirnya merangkum menjadi suatu kegiatan [paket eduwisata]," katanya.
Dari situ, menurutnya, konservasi penyu yang ada dapat berkelanjutan dan masyarakat setempat akan mendapatkan manfaat ekonomi. "Ke depan akan ada open trip yang berbayar. Kami juga akan mengevaluasi rutin agar kegiatan ini bisa berkelanjutan," katanya.
Eduwisata yang ada di sana nantinya menyasar mahasiswa pencinta alam dan murid beberapa sekolah. Melalui eduwisata tersebut, dia berharap potensi yang ada di Pantai Pelangi dapat dilestarikan.
Dalam kegiatan tersebut ada pula penanaman pandan laut, dan bersih pantai. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem di sana. "Jadi memang tujuannya untuk edukasi juga, selain berwisata," katanya.
Dia menuturkan ketika paket eduwisata telah berjalan, nantinya pendapatan yang ada akan digunakan untuk konservasi penyu dan masyarakat setempat.
Dia menuturkan sejauh ini ada berbagai lini masyarakat turut serta dalam pengembangan paket perjalanan wisata disana, antara lain dari karang taruna, dan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat.
BACA JUGA: Anak Muda Peduli Kelestarian Penyu, Kenapa Tidak? Komunitas Ini Contohnya
Sementara Dukuh Grogol 9, Kamrihadi mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia berharap kegiatan tersebut mampu mempromosikan potensi yang ada di Pantai Pelangi. "Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi edukasi yang diberikan kepada masyarakat luas mengenai keberadaan Pantai Pelangi sebagai tempat konservasi penyu," katanya.
Dia pun berharap potensi wisata yang ada di Pantai Pelangi dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke sana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPP Kota Jogja memberikan layanan kesehatan terpadu bagi 350 ternak untuk memperkuat pencegahan PMK dan penyakit hewan menular strategis.
Pemerintah mengintegrasikan MBG dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk ketahanan pangan. Pengamat menilai tata kelola dan keamanan pangan masih menjadi tantanga
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.
Gempa magnitudo 5,3 mengguncang Ismailia, Mesir. Belum ada laporan korban, sementara pemerintah mengaktifkan tanggap darurat dan rumah sakit bersiaga.
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.