Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Sejumlah Panwaslucam mengikuti Penguatan Kapasitas Panwaslu Kecamatan untuk Menjaga Transparansi dan Integritas Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja 2024, di Hotel Harper, Sabtu (2/11/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 651 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pilkada 2024 akan mendapat bimtek setelah dilantik pada Minggu (3/11/2024), yang dilaksanakan di masing-masing kemantren. Sejumlah kerawanan menjelang pemungutan suara perlu menjadi perhatian Pengawas TPS.
Ketua Bawaslu Kota Jogja, Andie Kartala, menjelaskan jumlah PTPS di Kota Jogja totalnya sebanyak 651 orang, sesuai jumlah TPS pada pilkada kali ini. “Pengawas TPS akan mendapat bimtek dan dilantik pada Minggu [3/11/2024] oleh Panwaslucam masing-masing,” ujarnya, Sabtu (2/11/2024).
Pengawas TPS akan bekerja selama satu bulan setelah pelantikan hingga seminggu pasca pemungutan suara. Pekerjaan PTPS lebih fokus pada pengawasan di sekitar TPS terutama menjelang pemungutan suara hingga penghitungan suara.
Ia menjelaskan di TPS banyak terdapat potensi kerawanan, baik menjelang pemungutan suara maupun saat penghitungan suara.
“Mungkin ada intimidasi, money politik, kecurangan oleh penyelenggara atau KPPS [Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara],” ungkapnya.
BACA JUGA: Penderita Strok Diminta Tidak Mengonsumsi Margarin
Pengawas TPS juga melakukan pengawsan pada logistik pada saat sudah didistribusikan ke TPS. Namun PTPS tidak bertugas mengawasi kegiatan kampanye, karena itu menjadi kewenangan Panwaslucam maupun Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD).
“Dugaan pelanggaran di lingkungan TPS misalnya ada indikasi money politik, mereka harus mengawasi, mencegah dan melakukan pelaporan dan koordinasi dengan tingkat di atasnya, panwaslucam atau PKD,” paparnya.
Karena pelantikan dan bimtek Pengawas TPS dilaksanakan oleh masing-masing panwaslucam, maka Bawaslu Kota Jogja memberi pembekalan pada Panwaslucam, dengan kegiatan Penguatan Kapasitas Panwaslu Kecamatan untuk Menjaga Transparansi dan Integritas Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja 2024, di Hotel Harper, Sabtu (2/11/2024).
Dalam kegiatan ini, sejumlah materi yang disampaikan yakni pola hubungan antar kelembagaan di Bawaslu, wewenang dan tugas pengawas pemilu, potensi dugaan pelanggaran di TPS serta kode etik. “Harapannya bisa disampaikan ke Pengawas TPS,” ungkapnya.
Ketua Panwaslucam Jetis, Bertinus Sijabat, menuturkan untuk wilayah Jetis terdapat sebanyak 42 Pengawas TPS, yang diberi pembekalan dan dilantik di 101 Hotel. “Ada tiga kali bimtek, bimtek pertama dan pelantikan serentak pada Minggu [3/11/2024],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
BPBD Bantul telah menyalurkan 436.500 liter air bersih kepada 3.287 warga terdampak kekeringan selama musim kemarau hingga 3 Agustus 2026.
Lloyd's Market Association menyatakan kapal yang membayar tol Selat Hormuz kepada Iran berisiko kehilangan perlindungan asuransi.
Dana Brata membangun Bengkel Bebek Restorasi dari garasi kecil di Sleman. Usahanya membiayai kuliah hingga lulus sarjana dan membuka lapangan kerja.
Banyumas dan Kota Ipoh Malaysia menjajaki kerja sama pengelolaan sampah melalui pertukaran teknologi dan konsep zero waste to money.