Jumlah Warga Lansia Kota Jogja 16%, Aktivitas dan Kesehatan Jadi Perhatian
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Pemkab Bantul menggelar Forum Konsultasi Publik Sekretariat Daerah Bantul 2024 di Gedung Induk Lantai III Mandhala Saba Madya Parasamya, Rabu (6/11/2024). Stefani Yulindriani/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengevaluasi capaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang dicapai tahun 2024. Evaluasi dilakukan karena terjadi penurunan SAKIP di tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu.
Pemkab Bantul mencatat capaian SAKIP tahun 2024 mencapai 81,27 poin. Sementara tahun 2023 mencapai 82,74 poin. Meski begitu, dengan capaian tersebut, tahun ini Pemkab Bantul masih mendapat tingkat akuntabilitas A.
BACA JUGA: Banyak Jalan Gelap, Bantul Masih Butuh Ribuan LPJU
Sekretaris Daerah Bantul Agus Budiraharja menyampaikan, penurunan SAKIP tersebut mendorong Pemkab melakukan evaluasi terhadap capaian tersebut. Dia menuturkan, evaluasi tersebut dilakukan agar pelayanan pada masyarakat dapat meningkat.
"Kami berharap dengan SAKIP, kegiatan ini bisa meningkatkan sistem akuntabilitas kinerja pemerintah agar tepat sasaran dan berorientasi pada hasil," katanya dalam Forum Konsultasi Publik Sekretariat Daerah Bantul 2024 di Gedung Induk Lantai III Mandhala Saba Madya Parasamya, Rabu (6/11/2024).
Agus menjelaskan, capaian SAKIP di Bantul tersebut dinilai dengan beberapa indikator. Antara lain perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi akuntabilitas dan kinerja internal.
Dia menuturkan, SAKIP akan menjamin pemerintahan dijalankan dengan bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurutnya, integrasi pelayanan publik dilakukan melalui integrasi sistem perencanaan, penganggaran dan pelaporan kinerja. "Penerapan anggaran berbasis kinerja juga diintegrasikan," ujarnya.
Dengan begitu, menurut Agus, penggunaan keuangan negara yang tercatat dan terlaporkan sesuai dengan ketentuan akan menjamin kinerja dan pertanggungjawaban pemerintah. "Endingnya layanan kita semakin baik, dan kesejahteraan masyarakat meningkat," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) DIY, A. A. Suwantoro menyampaikan, capaian SAKIP mendorong dan menguatkan pertanggungjawaban untuk peningkatan kinerja. Menurutnya, SAKIP juga terkait dengan akuntabilitas yang ada dalam reformasi birokrasi.
Dia mengatakan, evaluasi peningkatan capaian SAKIP nanti harus berdampak pada peningkatan layanan masyarakat. "Reformasi birokrasi ini merupakan upaya mengembalikan birokrasi pada fitrahnya, yaitu dengan memberi pelayanan terbaik pada masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
erum BULOG memberikan dukungan modal usaha kepada 30 penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta melalui program BULOG Peduli RPK Mandir
Pratikno menyebut Wantimpres berisi tokoh nasional beragam latar belakang yang siap memberi saran dan pertimbangan kepada Presiden Prabowo.
Mitchell Baker sudah mencetak 9 gol dalam 7 laga Timnas Indonesia, melewati 7 gol Ole Romeny yang dikoleksi dari 13 penampilan.
Cek mobil listrik di bawah Rp200 juta dan jarak tempuhnya. Ada Aira ev, BYD Atto 1, dan Seres E1 hingga 301 km.
Pemkot Jogja mendorong Gerakan Masyarakat Mencintai Pasar (Gemati) untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar rakyat sekaligus memperluas transaksi digital