38 Jembatan di Gunungkidul Rusak, Pemkab Lakukan Perbaikan Bertahap
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
PJs Bupati Sleman, Kusno Wibowo saat meninjau lokasi Jembatan Padasan yang menghubungkan Kapanewon Cangkringan dan Ngemplak. Foto diambil 30 September 2024. - Istimewa /Humas Pemkab Sleman.
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman segera memerbaiki Jembatan Bailey di Kapanewon Ngemplak dan Cangkringan. Perbaikan menggunakan anggaran di APBD Perubahan 2024 senilai Rp1 miliar.
Pelaksana Harian Kepala Bidang Bina Marga, DPUPKP Sleman, Suwarsono mengatakan pihaknya mendapatkan tambahan anggaran untuk perbaikan infrastruktur melalui APBD Perubahan 2024. Rencananya ada perbaikan Jembatan Bailey dengan nilai anggaran sebesar Rp1 miliar.
Pagu ini, sambung dia, untuk perbaikan Jembatan Bailey Giyang di Kapanewon Cangkringan dan Ngentak di Kapanewon Ngemplak. “Ada dua jembatan yang diperbaiki di akhir tahun ini. Sekarang masih dalam proses persiapan perbaikan,” katanya, Kamis (7/11/2024).
Meski telah memasuki akhir tahun, namun Suwarsono optimistis pengerjaan bisa selesai sebelum tahun anggaran 2024 berakhir. Keyakinan ini tak lepas dari proses pengerjaan yang tidak harus melalui mekanisme Lelang karena dapat dilaksanakan melalui penujukan melalui e-Katalog sehingga tidak membutuhkan waktu lama dan pengerjanan cepat terlaksana. “Memang tidak lewat proses tender karena bisa melalui e-Katalog. Jadi, prosesnya bisa cepat,” katanya.
Di sisi lain, perbaikan juga hanya sebatas penggantian papan jembatan terbuat dari kayu yang sudah lapuk. Adapun sgtruktur rangka baja dari konstruksi jembatan masih kuat dan tidak ada masalah. “Hanya mengganti papan kayu jembatan. Saya kira prosesnya bisa cepat sehingga selesai sebelum akhir tahun,” katanya.
Disinggung mengenai Jembatan Padasan, Suwarsono mengakui juga masuk agenda perbaikan. Hanya saja, jembatan bailey ini sudah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat. “Jadinya yang diperbaiki hanya Jembatan Bailey Giyan dan Ngentak,” ungkapnya.
Kepala DPUPKP Sleman, Mirza Anfansury mengatakan upaya perbaikan infrstruktur di Kabupaten Sleman terus dilakukan. Pelaksanaan tidak hanya untuk memperbaiki jalan rusak, tetapi juga menyasar ke jembatan yang rusak.
BACA JUGA: Pemkab Siapkan Rp1 Miliar untuk Perbaikan 3 Jembatan Bailey di Sleman
Pihaknya telah mengidentifikasi dan pegencekan sehingga mendapati 13 jembatan bailey yang rusak. Hasil kajian, kerusakan terletak pada papan kayu yang jadi penyambung di jembatan.
Adapun untuk konstruksi yang terbuat dari baja dinilai masih kokoh sehingga aman untuk penyebarangan. Meski demikian, ia mengakui tidak semua jembatan bisa langsung diperbaiki sekaligus karena dilakukan secara bertahap.
Mirza tidak menampik keberadaan jembatan bailey sebenarnya hanya bersifat sementara karena dibangun oleh BPBD atau BNPB untuk kegawatdaruratan. Meski demikian, dikarena keberadaan jembatan memangkas waktu mobilitas warga, maka fungsinya menjadi seperti jembatan permanen. “Jembatan bailey itu sebenarnya besifat sementara, tetapi malah jadi permanen, bahkan sampai ada yang diaspal dan untuk melintas roda empat,” kata Mirza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.