Anggaran Dipangkas, Normalisasi Sungai Jogja Terancam Tersendat
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Petugas BPBD Bantul melakukan pemangkasan pohon tumbang di Palbapang, Bantul, pada Minggu (10/11/2024). Pohon timbang tersebut terjadi karena hujan yang terjadi pada Minggu (10/11/2024). (dok. BPBD Bantul)
Harianjogja.com, BANTUL--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul meminta masyarakat mewaspadai pohon tumbang selama musim penghujan. BPBD Bantul meminta masyarakat menebang pohon yang sudah rimbun.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Antoni Hutagaol menyampaikan sebuah pohon mangga dengan diameter 40 cm tumbang terjadi di Palbapang, Bantul, pada Minggu (10/11/2034) sekitar pukul 06.10 WIB.
Menurut Antoni, pohon tumbang tersebut disebabkan karena hujan disertai dengan angin kencang
"Pohon mangga tersebut tumbang menimpa pagar besi dan menutup akses jalan kampung," katanya, Minggu (10/11/2024).
Antoni menuturkan pohon tumbang tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil. Pihaknya pun telah menangani pohon tersebut.
Selama musim penghujan, Antoni juga mengimbau agar masyarakat memangkas pohon yang telah rimbun untuk mengantisipasi pohon tumbang.
"Kami himbau masyarakat jangan panik dalam menghadapi cuaca yang mulai hujan, pohon yang membahayakan bisa dipangkas," katanya.
BACA JUGA: Memasuki Musim Hujan, Ini Titik di Bantul yang Berpotensi Tinggi Longsor
Menurut Antoni, selama musim penghujan, pohon tumbang karena angin kencang menjadi salah satu potensi bencana yang dapat terjadi. Dia pun meminta agar masyarakat mengantisipasi bencana tersebut.
"Bila ada angin kencang dan hujan deras [masyarakat] bisa mencari tempat yang aman," katanya.
Selain itu, menurut Antoni, pihaknya juga meminta agar masyarakat mulai membersihkan saluran drainase sari sampah. Hal itu menurutnya untuk mengantisipasi luapan air dari saluran drainase yang dapat terjadi selama musim penghujan.
Pihaknya dalam waktu dekat juga akan berkoordinasi dengan relawan dan FPRB di setiap wilayah untuk mengaktifkan Pos Banjir dan Longsor (Bansor) yang ada di setiap wilayah.
"Mereka [relawan] sudah mulai aktif melakukan penjagaan," katanya.
Pihaknya juga telah mengecek ketersediaan peralatan untuk penanganan kebencanaan. Menurutnya, alat-alat yang ada saat ini siap digunakan untuk penanganan kebencanaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
FIFA memperkenalkan lagu Dai Dai dari Shakira dan Burna Boy untuk Piala Dunia 2026. Berikut sejarah anthem resmi Piala Dunia.
Bojan Hodak dikabarkan meninggalkan Persib Bandung setelah membawa Maung Bandung meraih tiga gelar Liga Indonesia beruntun.
Kesbangpol Bantul berkoordinasi terkait polemik penolakan Gereja GMS di Sewon yang dipersoalkan soal perizinan rumah ibadah.
Sebanyak 57 biksu peserta Indonesia Walk for Peace 2026 tiba di Jogja dan disambut Sri Sultan sebelum melanjutkan perjalanan ke Borobudur.
Membandingkan MacBook Neo Rp10 jutaan dengan laptop Windows. Simak kelebihan, kekurangan, dan mana yang paling pas untuk kebutuhan kuliah serta kerja Anda.