Viral Shinta Komala Jadi Tersangka Seusai Melaporkan Anggota Polisi
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Suasana pengalihan arus karena adanya proyek di ruas Jl. Ngawen-Kronggahan, Gamping pada Sabtu (16/11/2024)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Proyek pelebaran jalan sepanjang hampir satu kilometer di Jl. Ngawen-Kronggahan, Gamping membuat sejumlah rekayasa lalu lintas di terapkan.
Kasatlantas Polresta Sleman, AKP Fikri Kurniawan menjelaskan selama proyek berlangsung kendaraan dari arah utara tidak bisa melintas di Jl. Ngawen-Kronggahan. Di tahap awal ini Jl. Ngawen-Kronggahan berlaku satu arah dari arah selatan ke utara saja.
Dengan begitu kendaraan dari arah utara akan dialihkan ke arah barat maupun timur. "Itu nanti yang dari utara kami alihkan yang dari selatan saja yang bisa jalan. Iya pengalihan cuma dari situ aja dari perempatan yang di utaranya, nanti alihannya dari barat ke timur," kata Fikri, Senin (18/11/2024).
Fikri menambahkan proyek tersebut akan selesai akhir tahun. Selama itu pula pengalihan arus kemungkinan bakal dilakukan.
Dia mengatakan penggarapan konstruksi di ruas Jl. Ngawen-Kronggahan itu berfokus pada pelebaran jalan sepanjang hampir satu kilometer. "Iya itu pelebaran jalan. Karena kemarin kan sempit terus dilebarkan," ujar dia.
Di sisi lain Fikri mengungkapkan pelebaran jalan ini menjadi salah satu rangkaian dalam potensi adanya peningkatan volume kendaraan bila Tol Solo-Jogja-YIA di Ring Road nanti rampung dibangun.
Terlebih di jalan ini juga terdapat rumah sakit untuk rujukan berobat para warga. Sementara ruas jalan yang ada sekarang dianggap masih terlampau kecil. "Iya karena itu kan kecil [jalannya], memang berpengaruh, di Jl. Kronggahan kecil di utara itu memang sengaja dilebarkan untuk fasum juga," imbuhnya.
Dalam unggahan Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman di media sosial Instagram, pelebaran jalan di Jl. Ngawen-Kronggahan sepanjang 0,98 kilometer memiliki masa pengerjaan 54 hari, dari 15 November sampai 31 Desember 2024.
BACA JUGA: Rusak Parah karena Sering Dilewati Truk Tambang, Jalan Srandakan-Poncosari-Pandansimo Dibeton
Plt. Sekretaris Dinas Perhubungan, Marjanto berharap pengerjaan tersebut bisa selesai lebih cepat karena dekat momen libur Natal dan Tahun Baru. Jalan yang semula selebar lima meteran nantinya akan dilebarkan menjadi enam meter lebih.
Selain itu Marjanto menjelaskan bila pelebaran Jl. Ngawen-Kronggahan diharapkan juga bisa menampung potensi limpasan kendaraan dari Tol Solo-Jogja-YIA di Ring Road. "Kemungkinan jalan itu ada peningkatan volume lalu lintas nanti ketika tol jadi. Limpasan arus lalu lintas yang keluar dari tol itu masuk ke Jalan Kabupaten," ujarnya.
Pelebaran jalan ini dianggap Marjanto menjadi salah satu bentuk kesiapan menghadapi potensi tersebut. "Itu kan mungkin volume meningkat, tapi kalau jalannya disiapkan kan paling enggak siap, dilebarkan, ditingkatkan, jadi sudah siap.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.