Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Petugas DLH Kota Jogja memangkas pohon di kawasan Lempuyangan, beberapa waktu lalu./ist DLH Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja mengantisipasi potensi pohon tumbang, terutama di musim hujan yang rawan cuaca ekstrem. Pada musim hujan kali ini, DLH Kota Jogja telah mendata dan menyisir pohon-pohon di berbagai titik.
Kabid Ruang Terbuka Hijau Publik DLH Kota Jogja, Rina Aryati Nugraha, menjelaskan ada beberapa titik yang menjadi prioritas, diantaranya di kawasan Lempuyangan, Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Veteran. “Pohon-pohon yang kondisinya melebihi batas aman akan segera kami tangani, dengan pohon Waru menjadi prioritas utama," ujarnya, Selasa (19/11/2024).
Walau tidak masuk dalam inventaris DLH Kota Jogja, pohon Waru menjadi prioritas utama dalam program pemangkasan dan pemeliharaan pohon di Kota Jogja, karena memiliki beberapa karakteristik yang cukup riskan.
"Pohon Waru cukup banyak di berbagai titik, ini memiliki kriteria fisik yang mudah patah, terutama pada cabang dan rantingnya yang lebih rapuh. Ini menjadikannya lebih rawan tumbang, terutama saat cuaca buruk atau angin kencang," jelasnya.
BACA JUGA: Warga Gunungkidul Diminta Aktif Memangkas Pohon Lapuk
Totalnya ada sekitar 20.000 pohon berbagai jenis yang tersebar di Kota Jogja yang termasuk dalam aset DLH Kota Jogja. Menurut Rina, dengan jumlah pohon yang harus diawasi cukup banyak, keterbatasan alat pemangkasan menjadi salah satu tantangan utama.
"Saat ini kami hanya memiliki dua alat pemangkasan. Karena itu, jadwal pengerjaan harus diatur bergantian berdasarkan prioritas. Kami mengutamakan laporan warga yang masuk melalui aplikasi Jogja Smart Service [JSS] atau laporan langsung kepada DLH, selain menangani kejadian tak terduga," jelasnya.
Rina juga mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan kondisi pohon yang dianggap membahayakan, sehingga DLH Kota Jogja dapat segera mengambil langkah pencegahan. “Kami terus berupaya memberikan yang terbaik meskipun ada keterbatasan,” kata dia.
Penata Layanan Operasional Bidang Ruang Terbuka Hijau Publik DLH Kota Jogja, Sumardiyono, menjelaskan pihaknya telah membagi wilayah pemangkasan pohon ke dalam tiga zona untuk meningkatkan efektivitas penanganan pohon rawan tumbang.
“Zona pertama mencakup kawasan timur Kali Code, selatan menuju Lempuyangan, serta ke timur hingga Jalan Timoho dan batas kota. Zona kedua meliputi barat kali Code mulai dari jalan sisingamangaraja ke utara sampai jalan AM Sangaji ke utara sampai batas kota. Sedangkan zona ketiga, dari Jalan Kusumanegara, Jagalan, Sultan Agung, hingga timur Kali Code ke arah timur sampai Kotagede,” paparnya.
Selain itu, dalam penanganan pohon tumbang, DLH Kota Jogja bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan PLN. BPBD bertugas mengevakuasi pohon yang tumbang, sementara DLH turut serta dalam proses evakuasi tersebut. “PLN juga berperan dalam memangkas pohon yang mengenai kabel listrik sebelum dilanjutkan oleh DLH untuk penyelesaian pemangkasan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.