Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Terpidana Mati, Mary Jane Fiesta Veloso/Antara
Harianjogja.com, JOGJA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DIY, Agung Rektono Seto, memberikan keterangan terbaru mengenai status Mary Jane Veloso, warga negara Filipina yang sempat menjadi sorotan dunia karena kasus narkoba. Agung menegaskan bahwa hingga saat ini Mary Jane masih menjalani masa tahanan di Lapas Perempuan Jogja.
"Sampai hari ini, kondisi kesehatan Mary Jane baik-baik saja. Dia masih berada di Lapas Perempuan Jogja," ungkap Agung, Rabu (20/11/2024).
Terkait kabar pembebasan yang sempat beredar, Agung membantahnya. "Soal pembebasan, perlu saya luruskan bahwa Mary Jane belum dibebaskan. Statusnya saat ini masih sebagai tahanan," ujarnya.
Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa dalam hal ini, Lapas Perempuan Jogja hanya berperan sebagai tempat penitipan. "Karena status hukum Mary Jane adalah titipan Kejaksaan, maka segala keputusan terkait dirinya akan berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan. Kami di Lapas hanya melaksanakan tugas penitipan," imbuhnya.
Agung juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada perintah pemindahan untuk Mary Jane. "Sampai saat ini, belum ada informasi mengenai pemindahan Mary Jane ke tempat lain. Dia masih berada di Lapas Perempuan Jogja," ujarnya.
Mengenai kabar pertemuan di tingkat Kementerian terkait kasus Mary Jane, Agung menyatakan bahwa pihaknya akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh pusat. "Kami di wilayah akan selalu berkoordinasi dan mengikuti arahan dari pusat," jelasnya.
Terkait postingan pejabat tinggi Filipina yang menyebutkan bahwa Mary Jane telah bebas, Agung menyatakan belum mengetahui kebenaran informasi tersebut. "Kami belum mendapatkan informasi resmi mengenai hal itu. Sampai saat ini, Mary Jane masih berada di Lapas Perempuan Jogja," tegasnya.
Agung juga menyampaikan bahwa kunjungan keluarga kepada Mary Jane diperbolehkan, tapi belum ada kunjungan resmi dari pemerintah terkait kasus ini. "Kunjungan keluarga diperbolehkan, tapi untuk kunjungan resmi dari pemerintah terkait pembahasan pembebasan, sejauh ini belum ada," ungkapnya.
Agung menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus Mary Jane dan berkoordinasi dengan pihak terkait. "Kami akan terus berkomunikasi dengan Kepala Lapas dan mengikuti perkembangan lebih lanjut. Status Mary Jane saat ini tetap sebagai titipan Kejaksaan, meskipun sudah terpidana tapi belum dieksekusi," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan Presiden Filipina Ferdinand 'Bongbong' Marcos Jr memposting di sosial media Instagramnya soal kebebasan Mary Jane. "Mary Jane Veloso akan pulang," tulis Bongbong dalam unggahannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.