Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman, Ahmad Baehaqi./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman menargetkan proses perhitungan suara sampai tingkat kabupaten selesa pada 2 Desember 2024. Adapun, jumlah partisipasi pemilih baru diketahui saat rekap tingkat kabupaten selesai dilakukan.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan saat ini masih berlangsung proses rekapitulasi suara di tingkat kapanewon. Perhitungan dilakukan dengan mengakumulasikan jumlah perolehan suara masing-masing calon di tiap TPS di kapanewon setempat. “Masing berlangsung proses rekapitulasi tingkat kapanewon dan kami memonitot tahapan ini,” kata Baehaqi, Kamis (28/11/2024).
Menurut dia, setelah rekap tingkat kapanewon selesai akan dilanjutkan di tingkat kabuapten. Oleh karena itu, ia mengakui untuk tingkat partisipasi pemilih baru bisa dilihat saat perhitungan di tingkat kabupaten selesai dilakukan.
BACA JUGA: Akui Kalah Suara di Pilkada Sleman, Kustini Ucapkan Selamat ke Pasangan Harda-Danang
Meski demikian, Baehaqi tidak menampik di Pilkada 2024 tidak mematok target muluk-muluk. Pasalnya, hanya menargetkan angka partisipasi sebesar 77%. “Memang dibandingkan dengan Pilpres jauh karena saat itu bisa mencapai 91 persen, karena bisa menyamai partisipasi di Pilkada 2024 sudah bagus,” ujar dia.
Anggota KPU Sleman Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh mengatakan pihaknya sudah membuat jadwal untuk proses rekapitulasi perhitungan suara pilkada. Sesuai dengan timeline yang dibuat, perhitungan di tingkat kapanewon bisa selesai dalam dua hari mulai 28-29 November 2024.
Oleh karena itu, dia optimistis perhitungan di tingkat kabupaten bisa dilaskanakan dan selesai antara 1-2 Desember 2024. Di saat proses rekap di tingkat kabupaten selesai, maka bisa diketahui siapa yang terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman. “Target kami di awal Desember proses perhitungan sudah selesai dan hasil pastinya sudah dapat diketahui bersama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.