BNPB: Kebakaran Gunung Bromo Meluas, Lahan Terbakar Capai 60 Hektare
BNPB melaporkan kebakaran hutan di Gunung Bromo telah melahap sekitar 60 hektare. Helikopter dan drone dikerahkan untuk pemadaman.
Ilustrasi gedung sekolah rusak - JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul mengupayakan merenovasi bangunan beberapa sekolah yang tersebar di 17 kapanewon pada Tahun Anggaran 2025, guna mendukung kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan tersebut.
"Pada 2025 terkait dengan kegiatan ini masih harus menyelesaikan beberapa persoalan, di antaranya dari sisi infrastruktur. Karena masih ada beberapa sekolah yang memang perlu direnovasi," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Nugroho Eko Setyanto di Bantul, Kamis (28/11/2025).
Ia tidak menyebutkan secara detail berapa sekolah di Bantul yang masih perlu direnovasi pada tahun depan, namun sebagian besar merupakan bangunan sekolah dasar (SD) yang tersebar di seluruh 17 kapanewon di Bantul.
"Karena memang sudah waktunya untuk direnovasi, dan rusak, kebanyakan pada bagian atap plafon. Ada beberapa faktor, salah satunya lebih ke faktor usia bangunan, banyak yang SD, dan keberadaannya menyebar di seluruh Bantul," katanya.
Selain infrastruktur bangunan sekolah, kata dia, penyelesaian terhadap kebutuhan komputer untuk laboratorium sekolah akan dilakukan pada 2024, sebab sejauh ini masih ada beberapa sekolah yang ketersediaan komputer belum memadai.
BACA JUGA: Masyarakat Gunungkidul Diimbau Mewaspadai Persebaran DBD
"Kami juga masih membutuhkan beberapa peralatan informasi teknologi (IT), komputer khususnya supaya nanti anak-anak khususnya kalau di dalam melaksanakan kegiatan yang terkait dengan IT di sekolah bisa tercukupi," katanya.
Dia mengatakan laboratorium sekolah yang masih membutuhkan komputer dalam mendukung kegiatan belajar mengajar terdapat di beberapa sekolah, namun kebutuhannya tidak banyak, hanya perlu menambah unitnya.
"Agar nantinya ketika anak anak kita melaksanakan ujian berbasis komputer atau seleksi yang sifatnya menggunakan IT, bisa tercukupi," katanya.
Dia juga mengatakan, meski demikian seluruh sekolah sudah memiliki komputer, namun belum tercukupi kebutuhan, dan selama ini untuk pelaksanaan asesmen standarisasi pendidikan daerah (ASPD) di laboratorium, masih dijadwalkan beberapa sesi.
"Jadi kalau kami bisa lihat ketika kita melaksanakan ASPD, misalnya masih memakai sesi satu, sesi dua dan sesi tiga, namun kalau nanti sudah mencukupi semuanya bisa sesi satu selesai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BNPB melaporkan kebakaran hutan di Gunung Bromo telah melahap sekitar 60 hektare. Helikopter dan drone dikerahkan untuk pemadaman.
Pemkab Sleman membentuk KOPI TB untuk memperkuat kolaborasi menuju eliminasi Tuberkulosis pada 2030 setelah sukses eliminasi malaria.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Menperin menyebut insentif kendaraan listrik akan diprioritaskan bagi produk bernilai tambah tinggi dan program mobil serta motor listrik nasional.
Motorola Razr Fold resmi hadir di Indonesia dan Jogja. HP lipat ini dibekali Snapdragon 8 Gen 5, baterai 6.000 mAh, serta kamera DXOMARK Gold Label.
Disnakertrans DIY mencatat 584 pekerja terdampak PHK hingga akhir Mei 2026. Data disebut masih dinamis dan menjadi dasar pemetaan sektor rentan.