Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Cek NIK Penerima
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Ilustrasi gedung sekolah rusak - JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul mengupayakan merenovasi bangunan beberapa sekolah yang tersebar di 17 kapanewon pada Tahun Anggaran 2025, guna mendukung kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan tersebut.
"Pada 2025 terkait dengan kegiatan ini masih harus menyelesaikan beberapa persoalan, di antaranya dari sisi infrastruktur. Karena masih ada beberapa sekolah yang memang perlu direnovasi," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Nugroho Eko Setyanto di Bantul, Kamis (28/11/2025).
Ia tidak menyebutkan secara detail berapa sekolah di Bantul yang masih perlu direnovasi pada tahun depan, namun sebagian besar merupakan bangunan sekolah dasar (SD) yang tersebar di seluruh 17 kapanewon di Bantul.
"Karena memang sudah waktunya untuk direnovasi, dan rusak, kebanyakan pada bagian atap plafon. Ada beberapa faktor, salah satunya lebih ke faktor usia bangunan, banyak yang SD, dan keberadaannya menyebar di seluruh Bantul," katanya.
Selain infrastruktur bangunan sekolah, kata dia, penyelesaian terhadap kebutuhan komputer untuk laboratorium sekolah akan dilakukan pada 2024, sebab sejauh ini masih ada beberapa sekolah yang ketersediaan komputer belum memadai.
BACA JUGA: Masyarakat Gunungkidul Diimbau Mewaspadai Persebaran DBD
"Kami juga masih membutuhkan beberapa peralatan informasi teknologi (IT), komputer khususnya supaya nanti anak-anak khususnya kalau di dalam melaksanakan kegiatan yang terkait dengan IT di sekolah bisa tercukupi," katanya.
Dia mengatakan laboratorium sekolah yang masih membutuhkan komputer dalam mendukung kegiatan belajar mengajar terdapat di beberapa sekolah, namun kebutuhannya tidak banyak, hanya perlu menambah unitnya.
"Agar nantinya ketika anak anak kita melaksanakan ujian berbasis komputer atau seleksi yang sifatnya menggunakan IT, bisa tercukupi," katanya.
Dia juga mengatakan, meski demikian seluruh sekolah sudah memiliki komputer, namun belum tercukupi kebutuhan, dan selama ini untuk pelaksanaan asesmen standarisasi pendidikan daerah (ASPD) di laboratorium, masih dijadwalkan beberapa sesi.
"Jadi kalau kami bisa lihat ketika kita melaksanakan ASPD, misalnya masih memakai sesi satu, sesi dua dan sesi tiga, namun kalau nanti sudah mencukupi semuanya bisa sesi satu selesai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.