Produksi Ikan Budidaya Sleman Tembus 29.167 Ton hingga Juni 2026
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Ilustrasi pungli./Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Gunungkidul terus berupaya mencegah praktik pungli yang masih ada di Bumi Handayani. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pengawasan lapangan dengan menyamar sebagai warga biasa.
Inspektur Inspektorat Daerah (Irda) Gunungkidul, Saptoyo mengatakan ada anggota tim yang melakukan pengawas dengan naik bus. “Rekan kami menyamar seperti intel begitu, naik bus. Pakaiannya biasa saja,” kata Saptoyo ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Jumat (29/11/2024).
Hanya saja, Saptoyo masih belum dapat menyampaikan hasil temuan dalam pengawasan di bus tersebut. Selain pengawasan di bus, tim juga melakukan pengawasan di kawasan wisata langsung. Ada pos retribusi wisata yang menurut laporan tanpa aliran listrik, sehingga memaksa menyalurkan listrik dari jaringan sekitar.
Adapun petugas retribusi juga masih ada yang menggunakan pakaian biasa tanpa tanda pengenal. Tim sulit membedakan antara petugas retribusi dengan pengunjung. “Tim tahunya ya mungkin petugas Dinas Pariwisata atau kalurahan. Kami tidak tahu, mereka ada yang tidak pakai seragam dan tanda pengenal,” katanya.
Saptoyo juga bercerita bahwa ada wisatawan yang sempat menelfon tim untuk melaporkan adanya pungli di salah satu pos retribusi. Tim telah menyampaikan hal ini ke Dispar agar ada pembinaan terhadap pelaku pungli.
Lebih jauh, Tim Saber Pungli akan memasang lebih banyak kode batang atau barcode e-lapor sebagai sarana pelaporan praktik pungli. Dengan begitu, fungsi kontrol dapat dilakukan bersama dengan masyarakat lebih luas.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan upaya pencegahan praktik pungli salah satunya telah Pemkab lakukan melalui penggunaan e-ticketing melalui Mobile Point of Sales (M-Pos) di pos-pos retribusi.
Per Rabu (13/11/2024), ada delapan tempat pemungutan retribusi (TPR) yang menggunakan sistem e-ticketing M-Pos, antara lain TPR Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Baron, Sepanjang, Banjarejo, Ngestirejo, Pulegundes, Tepus, dan Poktunggal. “Cashless pembayarannya. Uang langsung masuk ke rekening Pemerintah Kabupaten,” kata Suhartanta.
Suhartanta juga mendorong agar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk memantau ketat pengaduan melalui e-lapor. Setia pada pengaduan, hal itu perlu langsung ditindaklanjuti ke pemangku kepentingan terkait. “Kalau retribusi ya ke Dispar. Seingat saya barcode juga sudah terpasang di lokasi-lokasi rawan prakti pungli,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 2 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 2 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Siaran langsung Chelsea vs AC Milan di TVRI, 8 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Tiket mulai Rp858 ribu. Catat jadwalnya!
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 1-3 dari Vietnam di SEA V Cup Women 2026. Blok kurang solid dan banyak eror jadi penyebab. Lawan Filipina selanjutnya.
Pembiayaan UMKM di DIY dinilai perlu difokuskan pada usaha produktif dan prospektif. Penyaluran KUR hingga Juni 2026 mencapai Rp2,74 triliun kepada 48.290 debit