Indonesia Borong Tiga Gelar di AQUA SEA Badminton Final 2026
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Gunungkidul, Joko Prayitno./Andreas Yuda Pramono
GUNUNGKIDUL—Tingkat konsumsi masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 perlu diantisipasi agar tingkat inflasi dapat terkendali, sehingga tidak berdampak pada daya beli masyarakat.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Gunungkidul, Joko Prayitno mengaku telah menyampaikan hasil survei mengenai perkembangan inflasi dari awal Januari hingga Oktober 2024 ke TPID Gunungkidul. “Termasuk antisipasi terkait dengan perayaan Natal dan Tahun Baru. Kami sampaikan beberapa komoditas yang biasanya mengalami tren kenaikan,” kata Joko ditemui di Kantor BPS Gunungkidul, Wonosari, Senin (2/12/2024).
Komoditas yang ia maksud adalah masuk kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau. Harga komoditas ini perlu TPID pantau dan kendalikan agar tidak mengalami lonjakan.
Dia berharap ada antisipasi agar gejolak harga tidak terjadi, meski permintaan barang naik. Joko mengaku perlu ada survei untuk mengetahui perkiraan tingkat konsumsi selama Desember 2024.
Masih seputar dampak libur Natal dan Tahun Baru, Joko menerangkan Gunungkidul sebagai tujuan wisata kemungkinan akan mendatangkan wisatawan baik lokal Gunungkidul maupun luar Gunungkidul. Begitupun angka kunjungan pariwisata dipengaruhi cuaca. Apabila hujan turun secara konstan, kemungkinan angka kunjunga wisatawan berkurang. Hal ini, kata dia akan berimbas pada naiknya konsumsi bahan makanan. “Kalau imbauan pertama kepada masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan agar tidak terjadi lonjakan permintaan untuk antisipasi persediaan barang,” katanya.
BACA JUGA: Inflasi DIY Melonjak Jadi 0,25 Persen di November 2024, Ini Penyebabnya
Lebih jauh, Joko menyampaikan tingkat inflasi Gunungkidul pada November 2024 sebesar 0,81% (year-on-year/yoy) dengan indeks harga konsumen (IHK) 105,37. Adapun inflasi Gunungkidul pada November 2024 sebesar 0,29% (month-to-month/mtm) dan tingkat inflasi pada bulan yang sama sebesar 0,47% (year-to-date/ytd) .
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi antara lain tomat, bawang merah, minyak goreng, buncis, daging ayam ras, emas perhiasan, jeruk, ikan bandeng/ ikan bolu, beras, terong, teluar ayam ras, bawang putih, pengharum cucian/ pelembut, bedak, bayam, kacang panjang, kelapa, seragam sekolah anak, vitamin, dan tarif dokter spesialis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melaju ke final Taipei Open 2026 usai mengalahkan pasangan Jepang Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita. Mereka menjadi harapan tera
Nutrifood mendorong guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) menjadi motor penggerak budaya hidup sehat di lingkungan sekolah. Melalui program ya
Tonali cetak gol debut, Tottenham kalahkan Chelsea 2-1 di Sydney. Richarlison bawa Spurs menang di injury time. Kartu merah warnai laga.
Sid Wilson dikabarkan tidak lagi menjadi bagian dari Slipknot setelah hampir tiga dekade bersama band metal tersebut. Namun hingga kini belum ada konfirmasi res
Survei ZipRecruiter terhadap 1.500 lulusan mengungkap 10 jurusan kuliah yang paling banyak disesali setelah lulus. Jurnalisme menempati posisi pertama dengan ti