11 Bayi Dievakuasi di Rumah Bidan Pakem, Hasil Hubungan Luar Nikah
Polisi menyelidiki penitipan 11 bayi di Pakem, Sleman. Mayoritas bayi disebut lahir di luar pernikahan dan dititipkan ke bidan.
Ilustrasi penangkapan/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN–Polresta Sleman berhasil membekuk empat orang tersangka dugaan penganiayaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia di sebuah ruko lantai 2 yang sedang dibangun di Caturtunggal, Depok, Sleman.
Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian mengungkapkan empat orang yang berkaitan dugaan kasus penganiayaan telah berhasil ditangkap kepolisian. Para tersangka diamankan polisi dari lokasi berbeda-beda. Ada yang diringkus di kediamannya ada pula yang ditangkap di persembunyiannya.
"Sudah ketangkap empat orang, ditangkap di rumah masing-masing dan di tempat persembunyian," kata Adrian pada Rabu (4/12/2024).
BACA JUGA : Mayat di Lantai Dua Ruko Caturtunggal, Polisi Temukan Ada Luka di Bagian Wajah
Adrian menjelaskan keempat tersangka dan korban merupakan teman atau saling kenal. Pelaku dan korban merupakan teman mancing dan nongkrong. "Iya konco, kalau mancing bareng, habis itu duduk-duduk bareng, konco lah," ucapnya.
Lokasi penemuan jenazah juga merupakan tempat nongkrong para tersangka. "Iya nongkrong-nongkrong. Kan salah satu pelaku itu yang jaga ruko itu," ujarnya.
"Ruko itu kan dalam pembangunan. Jadi masih ada barang-barang yang berharga lah disitu, jadi kayak semen atau apa jadi setiap malam harus dijaga," katanya.
Para tersangka yang terlacak dari rekaman CCTV selanjutnya diamankan kepolisian. Pada Selasa (3/12/2024) polisi mengamankan empat orang, dua di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.
Selanjutnya pada Rabu (4/12/2024) subuh polisi kembali mengamankan dua tersangka lainnya. Dengan ini seluruh tersangka yang diduga terlibat dugaan kasus penganiayaan telah ditangkap. Empat tersangka yang diamankan bernisial R, EK, FEP dan BCT.
Kini polisi telah menyita sejumlah barang bukti dalam kasus ini. Beberapa di antaranya baju hingga motor yang digunakan tersangka. "Barang buktinya ya itu baju yang kita sesuaikan dengan CCTV. Karena awal mula itu kita tahu, tahunya dari CCTV, baju, habis itu motor," ujarnya.
Adrian juga menjelaskan penyebab korban meninggal dunia karena pukulan benda tumpul di bagian dada dan kepala. "Pukulan benda tumpul, habis itu ada retakan, retakan di tulang rusuk. Kalau hasil autopsi ada benturan benda tumpul di kepala dan di dada," katanya.
BACA JUGA : Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Gedung Kosong, Begini Penjelasan Polisi
Sebelumnya sesosok jenazah ditemukan di sebuah ruko yang tengah dibangun di Caturtunggal, Depok, Sleman. Kapolsek Bulaksumur, Kompol Tjatur Atmoko membenarkan mengatakan jenazah tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB pasa pada Senin (2/12/2024). Korban ditemukan di salah satu lantai ruko yang saat ini masih dalam proses pembangunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menyelidiki penitipan 11 bayi di Pakem, Sleman. Mayoritas bayi disebut lahir di luar pernikahan dan dititipkan ke bidan.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.