Kenalan TikTok Berujung Motor Raib di Mlati
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.
Harda Kiswaya./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman terpilih, Harda Kiswaya berjanji bakal menyelesaikan persoalan sampah di Sleman seusai dilantik.
Berpijak pada APBD yang sudah ada, pertama-tama Harda akan berdiskusi dengan sejumlah pihak terkait anggaran dan rencana program yang telah ada. "Tentunya yang pertama saya ajak diskusi teman-teman, kemudian Dewan, kemudian kami padukan dengan visi misi," ucap Harda, Rabu (4/12/2024).
Apabila nanti memerlukan revisi, program yang ada akan segera direvisi segara agar program secepatnya bisa dijalankan. "Nanti kalau perlu revisi program-program di APBD segera dilakukan, sehingga langsung jalan. Jadi begitu, tidak usah 100 hari pertama. Enggak," kata Harda.
Sampah, kata dia, menjadi salah satu persoalan yang dibahas. Menurutnya, persoalan sampah perlu ditangani secara segera dan dianggap mendesak di Kabupaten Sleman. "Hal yang perlu segera kami selesaikan ya pertama tentang sampah, ini suatu kebutuhan pokok yang mendesak segera dieksekusi," kata Harda.
Untuk itu, terlebih dulu Harda akan menelaah bagaimana program dan jalannya sistem penanganan sampah yang dilaksanakan Sleman saat ini. Muaranya tetap, Harda ingin mengatasi persoalan sampah dari hulu ke hilir. "Yang sekarang ini jalannya seperti apa sistemnya seperti apa kami telaah, solusinya kayak apa. Goal-nya sampai bisa ditangani dari hulu sampai hilir. Itu salah satu contoh saja," ucap dia.
BACA JUGA: Unggul di Pilkada Sleman 2024, Harda-Danang Siapkan Program 100 Hari Kerja
Ketika ditanya apa kurangnya program penanganan sampah saat ini, Harda belum bisa memberikan penilaian karena masih berada di luar pemerintah. "Saya belum bisa melihat kurang apa, saya kan enggak bisa masuk di prosesnya sekarang, saya orang luar," ujarnya.
Akan tetapi dia akan segera berkunjung ke sejumlah titik hingga berencana menggandeng akademisi untuk mengevaluasi jalannya penanganan sampah di Sleman.
Hasil evaluasi tersebut akan jadi modal bagi Harda untuk menentukan langkah penyelesaian sampah di Sleman. "Ya tentu begitu saya masuk tentu saya berkunjung di situ, kemudian saya ajak teman-teman, ajak akademisi untuk membantu saya mengevaluasi perjalanan yang sudah ada. Sehingga nanti dari hasil evaluasi itu langkah yang harus saya lakukan segera akan kita lakukan untuk mengatasi sampah.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.
Cara menyimpan daging kurban agar tahan hingga 3 bulan. Hindari kesalahan umum seperti mencuci sebelum disimpan.
Sapi kurban Presiden Prabowo seberat 930 kg disembelih di Masjid Raya Klaten dengan teknik gesper, proses cepat dan minim stres.
Rupiah tembus Rp17.800 per dolar AS, Menkeu pastikan APBN tetap aman dan pemerintah siapkan langkah penguatan.
Prancis pertimbangkan gugatan hukum terhadap Israel usai insiden kekerasan terhadap aktivis flotilla bantuan Gaza.
Kemendikdasmen kucurkan Rp2 miliar bangun SD Muhammadiyah 2 Sorong yang rawan banjir, perkuat pendidikan di wilayah 3T.