Genapi 86 Kaltana Akhir Tahun Ini, Penguatan Kapasitas Jadi Fokus

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Jum'at, 06 Desember 2024 20:37 WIB
Genapi 86 Kaltana Akhir Tahun Ini, Penguatan Kapasitas Jadi Fokus

Pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Tempel, Sleman, beberapa waktu lalu. - Antara

Harianjogja.com, SLEMAN—Badan penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Sleman akan membentuk satu Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana) di Sendangadi Desember ini. Dengan terbentuknya Kaltana Sendangadi, maka semua kalurahan di Sleman sudah memiliki Kaltana.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sleman, Henry Dharma Wijaya, menjelaskan akhir tahun ini masih ada satu kaltana lagi yang akan dibentuk yakni Kaltana Sendangadi, Mlati. “Dari 86 kalurahan [total kalurahan di Sleman], sekarang sudah ada 85 Kaltana. Besok senin akan dimulai di Sendangadi,” ujarnya, Jumat (6/12/2024).

Proses pembentukan kaltana memakan waktu tujuh hari yang di dalamnya terdapat pelatihan, simulasi dan pengukuhan. “Tahun ini kami membentuk lima kaltana totalnya, sekali pembentukan menggunakan anggaran Rp60 juta,” katanya.

Adapun kesiapan mitigasi bencana yang diberikan pada setiap kaltana berbeda-beda, menyesuaikan dengan potensi bencana di wilayahnya. Beberapa potensi bencana di kabupaten Sleman diantaranya erupsi Merapi, tanah longsor, gempa bumi dan banjir.

“Kalau di seputaran Merapi tentang erupsi Merapi. Di seputaran Pramabanan biasanya tanah longsor atau gempa. Yang lain ada juga angin kencang. Ada lagi banjirlahar hujan, kekeringan juga melanda di beberapa daerah,” kata dia.

Kekeringan menjadi salah satu potensi bencana yang perlu dimitigasi di beberapa daerah. Harapannya dengan adanya kaltana bisa memitigasi supaya pada saat kekeringan wilayah tersebut tetap mendapatkan suplai air.

Setelah terbentuk kaltana di 86 kalurahan, program selanjutnya yakni penguatan kapasitas kaltana. Penguatan kapasitas dilakukan di kalurahan-kalurahan secara bergilir sesuai anggaran yang tersedia. “Jadi semua yang sudah terbentuk ada penguatan kapasitas mulai 2025 besok. Setiap tahun ada terus secara bergilir,” ungkapnya.

Dengan penguatan kapasitas yang dilaksanakan rutin ini, diharapkan kaltana tidak sekadar terbentuk saja dan selesai. Kaltana diharapkan terus berkegiatan untuk memperkuat upaya mitigasi bencana di wilayah masing-masing.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online