Jangan Salah Paham, Ini Bedanya MHEV, HEV, PHEV, dan REEV
Masih bingung membedakan MHEV, HEV, PHEV, dan REEV? Simak penjelasan lengkap cara kerja, kelebihan, dan peran mesin bensin pada setiap teknologi mobil elektrifi
Ilustrasi maling./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Petugas dari Polsek Kasihan menangkap DA, 27 warga Sedayu, Bantul karena diduga melakukan penggelapan dua unit sepeda motor rental, pada Senin (9/12/2024) lalu. DA menyewa dua unit sepeda motor matik dan menggadaikan sepeda motor sewaan tersebut.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana mengatakan, penangkapan DA berawal dari laporan ID, 30, Warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. ID melaporkan DA karena tidak kunjung mengembalikan sepeda motor matik yang disewanya.
BACA JUGA: Terlilit Utang, Orang Ini Nekat Gadaikan 12 Motor Rental di Sleman
"Jadi, pada Sabtu (7/12/2024), Polsek Kasihan berhasil menyita 2 unit sepeda motor yang digelapkan oleh terduga pelaku yang digadaikan ke orang lain. Lalu, Terduga pelaku ditangkap pada Senin (9/11/2024) sore di Kota Jogja. Lalu dilakukan pemeriksaan pada Selasa (10/12/2024) dan ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini terduga pelaku ditahan di Rutan Polsek Bantul guna penyidikan lebih lanjut," kata Jeffry, Rabu (11/12/2024).
Menurut Jeffry, berdasarkan laporan dari ID, semula, DA menyewa satu unit sepeda motor matik, pada Selasa (5/11/2024) sekitar pukul 10.00 WIB di Kasihan, Bantul. DA langsung mengambil opsi perpanjangan sewa dengan harga sewa per hari Rp90.000. Dimana, jika ada perpanjangan dibayar melalui transfer.
"Dan, DA mulai tanggal 5 November 2024 melakukan perpanjangan dan pembayarannya lancar," ungkap Jeffry.
BACA JUGA: Kejati DIY Menyita Uang Tunai Rp12 Miliar Atas Kasus Penggelapan Pajak
Kemudian, lanjut Jeffry, DA kemudian menyewa kembali satu unit sepeda motor matik pada Kamis (21/11/2024) sore. Kemudian mulai tanggal 30 November 2024, DA tidak bayar atau transfer. "Dua unit sepeda motor matik juga belum dikembalikan oleh terduga pelaku," jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, ID mengalami kerugian berupa 2 unit sepeda motor matik dengan total kerugian mencapai Rp36 juta. Petugas menjerat DA dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun 6 bulan dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masih bingung membedakan MHEV, HEV, PHEV, dan REEV? Simak penjelasan lengkap cara kerja, kelebihan, dan peran mesin bensin pada setiap teknologi mobil elektrifi
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k
Kantor Cabang Koordinator Bank Jateng Purwokerto mendorong generasi muda di wilayah Banyumas Raya untuk memiliki visi yang visioner dan jauh ke depan
Harga durian Vietnam kembali naik setelah ekspor ke China meningkat. Kebijakan baru bea cukai mempercepat pengiriman dan mendorong permintaan durian premium.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menciptakan kejutan besar di China Open 2026 setelah menyingkirkan unggulan kedua asal China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian da
Satpol PP Bantul membongkar lokasi produksi miras oplosan di Kalurahan Sabdodadi. Petugas menyita 10 galon bahan baku, botol miras siap edar, dan sejumlah alat