Warga Cokrodiningratan Jogja Belajar Bikin Keripik Lele Bernilai Jual
Warga Cokrodiningratan belajar mengolah lele menjadi keripik sebagai inovasi pangan sekaligus membuka peluang usaha rumahan.
Ilustrasi
Harianjogja.com, BANTUL–Polres Bantul mengimbau masyarakat agar tidak mudah terbujuk aksi tindak penipuan dengan mengiming-iming penggandaan uang.
"Ada orang-orang yang tawarkan penggandaan uang, Hal ini karena penggandaan uang adalah hal yang mustahil," kata Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana pada Jumat (26/1/2024).
Modus penipuan penggandaan uang yang sering digunakan oleh pelaku, yakni mengaku memiliki kemampuan spiritual atau ilmu tertentu untuk menggandakan uang. Selain itu, pelaku juga menawarkan investasi dengan janji keuntungan yang besar dalam waktu singkat.
Untuk meyakinkan korban, pelaku biasanya menunjukkan trik penggandaan uang. Namun, uang tersebut hanyalah uang palsu atau uang yang sengaja disiapkan oleh pelaku.
Jeffry juga meminta masyarakat agar tidak menyikapi atau mengikuti tawaran sejumlah oknum yang menawarkan penggandaan uang.
“Kita harus bisa berpikir secara rasional, kalau ada orang bisa menggandakan uang, pasti dia akan menggandakan uang untuk dirinya sendiri, dan pastinya orang tersebut sudah kaya raya,” jelas Jeffry.
Baca Juga
Pelaku Penipuan Penggandaan Uang Ditangkap, Sebut Bank Gaib Bisa Hasilkan Rp1,3 Miliar
Janjikan Penggandaan Uang, Warga Sleman Tipu Korban hingga Rp1,45 Miliar
Korban Meninggal Dukun Pengganda Uang Ada 12 Termasuk Warga DIY, Baru 4 Jenazah Teridentifikasi
Dia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan tindakan tersebut ke kepolisian.
Seperti diberitakan sebelumnya, pekan lalu, Polsek Piyungan menerima laporan seorang wanita yang menjadi korban penipuan dengan modus penggandaan uang. Korban berinisial RW (47) warga Kapanewon Piyungan, Bantul mengalami kerugian hingga Rp432 juta akibat kasus tersebut.
“Korban dan pelaku berkenalan sejak Mei 2019. Awalnya pelaku meminta izin kepada korban untuk meminjam ruangan di rumah korban untuk ritual menggandakan uang. Dan selanjutnya korban tergiur dengan kata-kata pelaku yang bisa menggandakan uang,” terang Jeffry.
Pelaku kemudian meminta korban untuk menyerahkan uang contoh sebesar Rp1 juta yang akan dimasukan ke dalam kotak kardus setiap bulanya dan jumlah kotak kardus ada 12 kotak sehingga korban setiap bulan harus menyiapkan uang Rp12 juta. “Hal tersebut berjalan hampir selama 3 tahun,” papar Jeffry.
Pada bulan Februari 2023 korban mulai menyadari, apabila dirinya telah menjadi korban penipuan karena uang yang dijanjikan oleh pelaku tidak pernah ada dan harta korban juga sudah mulai habis. Korban kemudian melaporkan kejadian penipuan tersebut ke Polsek Piyungan. “Saat ini kami masih memburu pelaku,” tandas Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Cokrodiningratan belajar mengolah lele menjadi keripik sebagai inovasi pangan sekaligus membuka peluang usaha rumahan.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.