Sebelum Meninggal, Den Baguse Ngarsa Sempat Ngangkring Bersama Kakak
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Mayat seorang pria warga Sleman, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ditemukan di Kali Code. Mayat tersebut saat ini telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk diidentifikasi lebih lanjut.
Kepala Seksi Operasi SAR DIY Distrik Bantul, Bondan Supriyanto menyampaikan jenazah pria tersebut ditemukan pada Kamis (12/12/2024) sekitar pukul 05.00 WIB. Jenazah tersebut ditemukan oleh warga setempat di Pintu Air atau DAM Kali Code, Dusun Jotawang, Bangunharjo, Sewon, Bantul.
Dia menuturkan diketahui korban berinisial PERS, warga Sinduadi, Mlati, Sleman.
"Korban tenggelam tersebut berusia 35 tahun dan sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas," katanya pada Kamis (12/12/2024).
Awalnya jenazah korban ditemukan oleh T, 38, warga sempat yang bermaksud buang air besar di dekat Pintu Air Kali Code tersebut. T yang melihat jenazah korban sempat ragu-ragu, akhirnya dia memanggil warga lain, NHS, 55, untuk memastikan kejadian tersebut.
BACA JUGA: Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Terapung di Sungai Gajahwong Banguntapan Bantul
"T melihat ada seperti boneka yang mengapung dengan posisi tertelungkup tersangkut Pintu Air Kai Code," imbuh Bondan.
Setelah itu, T dan NHS memberitahukan kejadian tersebut pada warga sekitar dan melaporkan ke Polsek Sewon. Jenazah korban pun ditangani oleh Polsek Sewon, Koramil Sewon, FPRB Bangunharjo, Basarnas Yogyakarta, PMI Bantul dan Puskesmas Sewon.
Bondan mengungkapkan tidak di temukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban dalam keadaan sudah kaku. Saat ini korban telah dibawa ke RS Bhayangkara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.