Cuaca Ekstrem Pangkas Hasil Tangkapan Nelayan Gunungkidul
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto saat memberikan sambutan dalam acara Gerakan Bersama Perlindungan Anak yang berlangsung di Pendopo Museum Candi Prambanan. Kamis (19/12/2024)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana (DP3AP2KB) Sleman menilai tren kekerasan anak di wilayah Bumi Sembada dalam meningkat. Untuk itu upaya pencegahan terus dilakukan, salah satunya mewacanakan skrening psikologi bagi para pelajar.
“Datanya ada di kantor, tetapi secara kasus di 2024 memang tren kekerasan anak mengalami peningkatan,” kata Kepala DP3AP2KB Sleman, Wildan Solichin saat ditemui di sela-sela acara Gerakan Bersama Perlindungan Anak di Museum Candi Prambanan, Kamis (19/12/2024).
Dia menjelaskan, skrining terhadap kejiwaan anak menjadi salah satu elemen penting dalam upaya pencegahan kekerasan dan perlindungan terhadap anak. Langkah yang dilakukan dengan menggandeng psikolog untuk melaksanaan tes kejiwaan.
Berdasarkan tes ini akan diketahui bagaimana kondisi kejiawaan masing-masing pelajar. Setelah ada pengelompokan bisa diberikan pendampingan untuk pemulihan sehingga anak-anak bermasalah tidak menyalurkan ke hal-hal yang negatif.
Sebagai gambaran, sambung Wildan, pelajar yang masuk kategori ringan maka penanganan bisa dilakukan oleh guru Bimbingan Konseling (BK) di masing-masing sekolah. Adapun pelajar yang mengalami masalah kejiwaan sedang, bisa ditangani dengan melibatkan psikolog di setiap puskesmas terdekat.
“Setiap puskesmas di Sleman sudah ada psikolog yang siap membantu. Adapun siswa yang masuk kategori berat, maka penanganan harus melalui proses rehabilitasi di balai perlindungan rehabilitasi sosial remaja, yang waktunya bisa satu hingga dua bulan,” katanya.
Diharapkan dengan adanya skrining psikologi ini bisa menjadi upaya deteksi dini sehingga potensi anak menjadi pelaku kekerasan atau kejahatan jalanan bisa ditekan. Meski demikian, untuk tahun ini, proses skrening baru sebatas sampling ke sejumlah pelajar. “Tetapi kami wacanakan agar skrining kejiawaan juga bisa dilakukan di kalangan pelajar di Sleman,” katanya.
Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto menambahkan, generasi muda merupakan kunci pembangunan di masa depan serta keberlanjutan pemerintahan di Sleman. Pemerintah sudah menetapkan program Indonesia Emas di 2045 sehingga harus benar-benar dipersiapkan mulai dari sekarang. “Salah satu kuncinya juga mengurangi angka kekerasan dan melakukan perlindungan terhadap anak. Berbagai upaya sudah dilakukan mulai dari kabupaten ramah anak, sekolah ramah anak dengan tujuan agar Sleman jadi rumah bersama,” katanya.
Susmiarto tidak menampik, program pembangunan di Sleman butuh keberlanjutan dan yang melaksanakan ke depannya adalah para generasi muda. Oleh karena itu, anak-anak harus benar dididik untuk menjadi generasi yang unggul berprestasi dan memiliki integritas yang tinggi. “Kuncinya adalah kerja keras, disiplin, jujur dan berintegritas dan kalau ini bisa diwujudkan maka masa depan generasi muda akan cerah dan jauh dari korban maupun pelaku kekerasan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.