Dewata Challenge 2026: Persib Uji Coba Lawan Sabah FC dan Bali United
Persib Bandung jalani TC di Bali dan ikuti Dewata Challenge Series 2026. Lawan Sabah FC (15/8) dan Bali United (18/8) di Stadion Dipta. Persiapan matangkan skua
Ilustrasi leptospirosis./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul terus mewaspadai kemungkinan adanya kasus leptospirosis saat libur Natal dan Tahun Baru. Pasalnya, meski ada penurunan jumlah kasus dan kematian akibat leptospirosis pada 2024, namun kewaspadan harus ditingkatkan.
Data di Dinkes Bantul mencatat sepanjang 2022 jumlah kasus leptospirosis mencapai 141 kasus dengan 4 orang diantaranya meninggal dunia. Sementara sepanjang 2023 kasus leptospirosis meningkat hingga 147 kasus dengan 7 orang diantaranya meninggal dunia. Sedangkan di 2024 hingga 20 Desember 2024, ada sebanyak 56 kasus dengan 6 orang diantaranya meninggal dunia.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul, Samsu Aryanto mengatakan, kasus leptospirosis yang tidak terlalu tinggi dikarenakan mulai adanya kesadaran masyarakat. Di mana mereka mulai memeriksakan diri dengan segera ketika mengalami gejala leptospirosis. Alhasil, petugas kesehatan bisa langsung melakukan tidakan. "Apalagi semua fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) yang ada sudah bisa menangani," kata Samsu, Jumat (20/12/2024).
BACA JUGA: Kasus DBD di Bantul Melonjak 3 Kali Lipat dibanding Tahun Sebelumnya
Lebih lanjut Samsu mengungkapkan jika leptospirosis terjadi karena bakteri leptospira interogans. Untuk penyebarannya, bisa melalui kontak langsung dengan urine atau darah hewan yang terinfeksi bakteri Leptospira. Leptospirosis bisa menyebar karena adanya kontak langsung dengan air atau tanah yang telah terkontaminasi oleh bakteri Leptospira. Selain itu, leptospirosis bisa menyebar melalui mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri Leptospira.
Sementara Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiantoro meminta kepada warga agar segera melakukan deteksi dan pemeriksaan diri ke Fasyankes jika ada tanda-tanda mengalami leptospirosis.
"Jadi begitu ada gejala muncul seperti otot atau sendi, diare, mual atau muntah dan demam tinggi, kami minta untuk segera memeriksakan ke Fasyankes terdekat. Agar bisa dilakukan penanganan," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persib Bandung jalani TC di Bali dan ikuti Dewata Challenge Series 2026. Lawan Sabah FC (15/8) dan Bali United (18/8) di Stadion Dipta. Persiapan matangkan skua
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebut koruptor dapat dijatuhi hukuman mati sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.