Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Wisatawan Diimbau Berjalan Kaki saat Masuk Malioboro

Newswire
Newswire Selasa, 24 Desember 2024 06:17 WIB
Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Wisatawan Diimbau Berjalan Kaki saat Masuk Malioboro

Arsip-Wisatawan memadati kawasan Jalan Malioboro, Jogja, pada masa Libur Nataru, Jumat (29/12/2023). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi

Harianjogja.com, JOGJA -  Para wisatawan diimbau untuk berjalan kaki saat hendak memasuki kawasan Malioboro karena diperkirakan padat selama momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

"Kami berharap bagi yang mau ke Malioboro jangan memaksakan diri menggunakan kendaraan untuk melintas," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan DIY Sumariyoto di Komplek Kepatihan Jogja, Senin (23/12/2024)

Sumariyoto menuturkan wisatawan yang memaksakan diri menggunakan kendaraan pribadi memasuki kawasan Jalan Malioboro kemungkinan besar hanya akan berputar-putar untuk mencari tempat parkir.

Dia juga memastikan pengendara yang melintas tidak akan memperoleh tempat parkir di sepanjang Jalan Malioboro.

Untuk mempermudah mobilitas wisatawan menjelajah Malioboro, menurut dia, sejumlah kantong parkir resmi telah disediakan, seperti Taman Parkir Abu Bakar Ali, Senopati, Sriwedani dan Ngabean serta beberapa sirip jalan yang tak jauh dari kawasan wisata itu.

"Silakan cari alternatif parkir tapi tidak jauh dari Malioboro di Ketandan itu paling jalan kaki enggak sampai 400 meter sudah bisa masuk Malioboro tanpa harus bersusah payah macet-macet di Malioboro," ujar dia.

BACA JUGA: Libur Natal dan Tahun Baru, Wisatawan Dapat Melapor ke Media Sosial Dispar Gunungkidul Jika Menemukan Aksi Nuthuk Harga

Lebih aman, dia menyarankan rombongan wisatawan, utamanya yang menggunakan bus besar memilih parkir di Halaman Bandara Adisutjipto Yogyakarta kemudian menggunakan moda transportasi umum Trans Jogja untuk menuju pusat Kota Yogyakarta.

Pasalnya, menurut Sumariyoto, bus besar tidak akan diizinkan memasuki kawasan Jalan Malioboro.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Beny Suharsono mengatakan berdasarkan hasil olah data Dishub maupun Polda DIY jumlah pergerakan orang di provinsi ini diproyeksikan mencapai 9,2 hingga 9,3 juta orang selama libur panjang mendatang.

Berdasarkan Mobile Positioning Data" (MPD), dia menyebut total wisatawan yang bergerak di provinsi ini diperkirakan mencapai 3,4 juta orang dengan 1,5 sampai 1,7 juta mengunjungi destinasi wisata yang tersebar di kabupaten/kota.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online