Bupati Gunungkidul Minta Jaga Warga Lebih Aktif, Ini Tujuannya
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
Jip wisata di Lereng Merapi, Sleman./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, SLEMAN—Asosiasi Jasa Wisata Lereng Merapi akan membuka jalur baru untuk berkeliling dengan jip wisata. langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi adanya kemacetan di rute lama yang mengalami peningkatan kunjungan di setiap waktunya.
Ketua Asosiasi Jasa Wisata Lereng Merapi, Dardiri mengatakan, antusias pengunjung untuk menikmati tur wisata menggunakan jip terus meningkat. Sebagai contoh, di momen libur natal dan tahun baru ini, sudah banyak armada yang terpesan sehingga kesulitan untuk mendapatkan unit jip bagi wisatawan yang berkunjung tanpa melakukan pemesanan.
“Sekarang memang harus pesan dulu karena rata-rata jip sudah terbooking. Jadi, kalau langsung datang, sulit mencari armada yang kosong,” katanya saat dihubungi, Rabu (25/12/2024).
BACA JUGA : Pengunjung Jeep Wisata di Kawasan Merapi Naik 100%
Menurut Dardiri, tingginya antusiasme pengunjung tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan armada. Pasalnya, banyaknya jip yang beroperasi maka berpotensi membuat terjadinya kemacetan di rute wisata yang telah tersedia. “Paling macet di jalur Kali Kuning, sehingga jip harus mengatre di area tersebut,” katanya.
Oleh karena itu, lanjut dia, bersamaan dengan momen libur akhir tahun, Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi membuka jalur baru untuk rute jip wisata. Rute ini diberi nama Jalur Gazza yang merupakan kepanjangan dari Gazz Saja.
Di rute lama, biasanya pengunjung diajakan menyusuri kawasan wisata seperti Sisa Hartaku menuju The Lost World Park, Batu Alien, Petilasan Mbah Marijan, Bunker Kaliadem dan manuver wisata di Kali Kuning. Namun, di Jalur Gazza ini, pengunjung akan diajak menikmati destinasi lain.
Adapun rutenya mulai dari Kawasan Nawangjagat, Gardu Pandang Kaliurang, masuk Lorong Oksigen, Tankaman menuju manuver wisata di Kali Boyong. “Ini rute baru yang kami sediakan untuk pengunjung. Untuk harga relative sama dengan di lokasi jalur yang lama,” kata Dardiri.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid menyambut baik adanya wacana rute baru untuk jip wisata di Lereng Merapi. Langkah ini sebagai suatu inovasi guna menarik kunjungan wisata.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan karena di akhir tahun merupakan masa memasuki puncak musim hujan sehingga pelaku usaha maupun wisatawan harus mewaspadai dampak dari bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, bagi penyedia jip wisata di sekitaran Kaliurang dan Kaliadem.
BACA JUGA : Potensi Wisata Offroad Mulai Diminati Segmen Komunitas dan Keluarga di Jogja
Salah satunya untuk mewaspadai adanya potensi banjir lahar dingin dari Gunung Merapi. “Kewaspadaan ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” kata Ishadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
Cinema Day 2026 digelar 27 Oktober dengan tiket bioskop reguler maksimal Rp25.000. Cek harga CGV, Cinema XXI, Cinepolis, dan ketentuannya.
DPRD DIY mengusulkan balai RW menjadi laboratorium Pendidikan Khas Kejogjaan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya Jogja.
Harga cabai rawit mencapai Rp88.642/kg pada pekan keempat Oktober 2026. Mendagri Tito mendorong perluasan tanam dan distribusi pasokan.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Indonesia Kaya menghadirkan legenda Timun Mas dan Nyi Roro Kidul dalam delapan episode musikal vertikal yang tayang di TikTok.