Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Sejumlah penumpang menunggu keberangkatan di Stasiun Yogyakarta, Sabtu (28/12/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Jogja masih menjadi salah satu destinasi favorit untuk bersisata di libur natal dan tahun baru (nataru). PT KAI mencatat selama periode nataru 2024-2025 ini, rata-rata sekitar 18.000 penumpang turun di Jogja setiap hari.
Suasana Stasiun Yogyakarta pada Sabtu (28/12/2024) pagi terpantau ramai. Para penumpang kereta api jarak jauh menunggu keberangkatan kereta di peron masing-masing. Sedangkan pada kereta jarak dekat, penumpang yang menunggu juga terlihat cukup banyak.
Vice President Public Relation PT KAI, Ane Purba, menjelaskan secara nasional, dalam periode nataru ini, yang terhitung sejak 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, sebanyak 2,8 juta tiket telah terjual. “Sampai hari ini sekitar 1,8 juta penumpang sudah berangkat,” ujarnya.
BACA JUGA : KAI Daop 6 Beri Diskon untuk Perjalanan KA Jarak Jauh di Libur Tahun Baru, Ini Daftarnya
Dari beberapa stasiun di Daop 6, Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan merupakan yang paling padat. Data PT KAI menunjukkan di Stasiun Jogja pada periode nataru, kepadatan penumpang rata-rata 23.005 penumpang per hari, dengan rincian rata-rata keberangkatan 10.817 penumpang dan rata-rata kedatangan 12.188 penumpang.
Sedangkan di Stasiun Lempuyangan, dalam periode nataru rata-rata kepadatannya 12.116 penumpang per hari, dengan rata-rata keberangkatan 6.003 penumpang dan kedatangan 6.112 penumpang. Data ini menunjukkan banyaknya penumpang yang turun di Jogja baik di Stasiun Yogyakarta maupun Lempuyangan, yang jika digabung, rata-rata per hari mencapai 18.300 penumpang.
Ia juga menuturkan untuk kereta bandara, pramex dan KRL pada nataru ini juga cukup banyak digunakan. “sudah lebih dari 30.000 per hari. Kereta jarak jauh hampir 20.000 untuk kedatangan di Stasiun Jogja,” ungkapnya.
Adapun total penumpang yang datang di Stasiun Yogyakarta dalam periode nataru ini ada sebanyak 151.753 dan penumpang berangkat 10.817. Sementara di Stasiun Lempuyangan penumpang datang 6.112 dan penumpang berangkat 6.003.
Jika dibanding hari biasa, pada libur nataru ini terjadi peningkatan sekitar 5%. “Dibanding hari biasa ada peningkatan 5 persen. Yang paling tingi di kereta bandara, antara 5 sampai 10 persen,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.