Putus 2 Tahun Diterjang Banjir, Jembatan Dodogan-Pokoh Diperbaiki
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Suasana dan fasilitas di Poliklinik Eksekutif Amarta RSUP Dr. Sardjito yang merupakan layanan JKN Eksekutif di rumah sakit setempat, Jumat (3/1/2025)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito meluncurkan layanan JKN Eksekutif di Poliklinik Eksekutif Amarta. Inisiatif ini dilakukan guna menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih personal, nyaman, dan efisien.
Layanan JKN Eksekutif ini merupakan bentuk pelayanan kesehatan rawat jalan yang diselenggarakan oleh dokter spesialis dan subspesialis dalam ruang terpadu, dengan tujuan untuk memberikan kenyamanan, efisiensi waktu, dan kualitas perawatan yang lebih baik. Tidak hanya pasien umum, layanan ini juga dapat diakses oleh peserta JKN Kesehatan, kecuali bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan peserta jaminan kesehatan yang didaftarkan oleh pemerintah daerah.
Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan menjelaskan bahwa untuk menyelenggarakan layanan rawat jalan eksekutif, rumah sakit harus memenuhi tiga persyaratan utama yakni ketenagaan, pengorganisasian, serta bangunan, sarana, dan prasarana yang memadai. "Kami telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut, sehingga layanan ini dapat berjalan optimal," ujar Banu, Jumat (3/1/2025).
Kepala Instalasi Rawat Inap VIP RSUP Dr. Sardjito, Jessica Caroline menyampaikan, ada beberapa persyaratan bagi peserta JKN yang ingin memanfaatkan layanan JKN Eksekutif. Di antaranya, pasien tetap harus memiliki surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), membuat pernyataan untuk mematuhi ketentuan sebagai pasien rawat jalan eksekutif, dan bersedia membayar biaya tambahan sebesar Rp400.000 per kunjungan. Biaya ini sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Permenkes No. 3/2023. "Biaya tambahan ini bersifat pilihan bagi pasien yang menginginkan kenyamanan lebih," jelas Jessica.
Menurut Manajer Pelayanan Medis RSUP Dr. Sardjito, Dwi Septikawati tujuan utama dibukanya layanan ini adalah untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan kesehatan. "Layanan JKN Eksekutif diharapkan dapat memberikan alternatif bagi peserta JKN yang menginginkan suasana lebih eksklusif, dengan waktu tunggu yang lebih singkat dan fasilitas yang nyaman. Ini juga memberi pilihan layanan berbasis kebutuhan yang sesuai dengan preferensi dan kemampuan finansial pasien," ujar dia.
Untuk mengakses layanan JKN Eksekutif, pasien dapat melakukan pendaftaran secara online melalui website resmi RSUP Dr. Sardjito. Sistem pendaftaran ini memungkinkan pasien untuk memilih dokter spesialis yang diinginkan, sesuai dengan jadwal yang tersedia. Dengan sistem pendaftaran online, RS ini berupaya memberikan pengalaman yang lebih praktis dan efisien bagi pasien yang ingin menikmati layanan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Menunda servis mobil atau motor bisa memicu kerusakan berantai dan biaya perbaikan yang mahal. Simak dampak serta cara mencegahnya.
China masih menjadi produsen kendaraan terbesar dunia pada 2025. Berikut daftar lima negara dengan industri otomotif terbesar yang mendominasi pasar global.
Keputusan BTS tidak mengikuti Grammy Awards 2027 kembali memicu perdebatan soal transparansi penghargaan musik dunia. Berikut deretan musisi yang pernah mengkri