5 Negara Termiskin di Dunia 2026, Ada yang 90 Persen Warganya Miskin
Global Finance merilis daftar negara termiskin di dunia 2026. Burundi, Sudan Selatan, hingga Yaman masih bergelut dengan kemiskinan ekstrem.
Pasangan Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta - Harian Jogja - Jumali
Harianjogja.com, BANTUL--Pemkab Bantul memastikan jika beberapa janji politik yang dimiliki oleh bupati Bantul terpilih pada Pilkada 2024, Abdul Halim Muslih kemungkinan baru bisa terlaksana pada 2026. Pasalnya, di dalam APBD 2025, tidak ada pos anggaran dan prioritas terkait dengan janji politik yang diusung pada Pilkada 2024.
"Jadi kemungkinannya baru di 2026. Karena di 2025, jelas tidak ada alokasi [janji politik Halim-Aris]," kata Sekda Bantul Agus Budiraharja, Rabu (8/1/2025).
Lebih lanjut Agus mengungkapkan, salah satu alasan lain yang membuat janji politik Halim tidak bisa dilaksanakan tahun ini karena sampai saat ini pasangan tersebut juga belum ditetapkan dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Bantul periode 2025-2029.
Nantinya setelah adanya pelantikan, Agus mengaku nantinya Halim pasti akan membuat prioritas terkait janji politik yang akan dikombinasikan dengan kemampuan daerah dan menjadi dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Nah, nanti kita tinggal sesuaikan dengan apa yang jadi prioritas. Prioritasnya apa saja? Termasuk analisis kita. Kita kombinasi antara teknokrasi dan politis," jelasnya.
BACA JUGA: Program 100 Hari, Abdul Halim Muslih Janji Pastikan ITF Bawuran Akan Rampung Tahun Depan
Sehingga, Agus menegaskan jika kemungkinan pelaksanaan janji politik Halim-Aris baru bisa dilaksanakan pada 2026, setelah APBD 2026 disahkan. Karena bupati terpilih ada kewajiban 6 bulan setelah dilantik harus sudah menyusun dan menetapkan RPJMD. "Itulah, janji-janji politik masuk dalam RPJMD itu. Kemudian baru disusun penganggarannya," tandas Agus.
Agus mengungkapkan jika Bupati Halim ingin memasukkan janji politik dalam APBD 2026, maka harus ada persiapan. Harus ada identifikasi apa saja yang akan dijalankan. "Nah, ini akan jadi prioritas pembangunan di lima tahun ke depan. 2026, baru running untuk pelaksanaannya," jelas Agus.
Sebelumnya, bupati Bantul terpilih pada Pilkada Bantul 2024, Abdul Halim Muslih menargetkan puluhan kilometer jalan desa yang dalam kondisi tidak mantap menjadi mantap pada 2030. Meskipun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Sebab, kata Halim, semua harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran.
"Sementara kami selesaikan Jalan Kabupaten dulu, setelah itu, kami memperbaiki jalan desa," katanya.
Selain itu, Halim juga akan menambah keberadaan lampu penerangan jalan umum (LPJU), dan jaringan Internet. Langkah itu dilakukan guna menunjang perkembangan ekonomi masyarakat pedesaan. Diharapkan, dengan upaya tersebut, mampu mendorong minat investor untuk berinvestasi di Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Global Finance merilis daftar negara termiskin di dunia 2026. Burundi, Sudan Selatan, hingga Yaman masih bergelut dengan kemiskinan ekstrem.
BNPB menyiapkan dua helikopter water bombing untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan di kawasan Gunung Bromo.
Kejagung merespons rencana praperadilan Febrie Adriansyah dan menegaskan pembuktian soal emas 74 kg akan dilakukan di persidangan.
Karhutla di Gunung Bromo belum padam. Luas lahan terbakar mencapai 10 hektare dan tiga jalur wisata masih ditutup.
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Bersama Independen penggalangan dana IDA22 Bank Dunia. Simak profil dan perjalanan kariernya.
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.