Bantul Targetkan 10 Koperasi Merah Putih Beroperasi Agustus 2026
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Petugas Dapur Umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Komando Resort Militer (Korem) 072/ Pamungkas di Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman sedang memuat makanan ke mobil box di Jalan Kaliurang Kilometer (Km) 5,8, Senin (13/1/2025). /Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, JOGJA—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat resmi dimulai di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pada hari pertama pelaksanaannya, fokus utama program ini adalah di Kabupaten Sleman, melibatkan delapan titik dengan total penerima manfaat mencapai 1.312 siswa.
Sekda DIY, Beny Suharsono menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG di Sleman melibatkan satuan tugas yang berbeda-beda di setiap wilayah. Hal ini menandakan adanya fleksibilitas dalam penerapan program untuk mengakomodasi kebutuhan di masing-masing daerah.
BACA JUGA : Pelaksanaan MBG di Bantul Kemungkinan Batal Digelar Pekan Depan
Sementara itu, di Kota Jogja, program MBG akan dimulai di SMKN 4 Jogja. Sekolah ini dipilih sebagai pilot project untuk satuan pelayanan pemenuhan gizi. Beny menegaskan bahwa pelaksanaan program akan terus dievaluasi dan diperluas cakupannya.
Meski telah dimulai di beberapa titik, program MBG belum dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah DIY. Beny mengungkapkan bahwa kendala utama yang dihadapi saat ini adalah aspek teknis. Sebagai program baru, MBG membutuhkan penyesuaian dan koordinasi yang matang antara berbagai pihak terkait.
"Secara teknis, belum semua hal tersinkronisasi. Karena ini program baru, maka butuh dukungan dan koordinasi dari berbagai pihak," jelas Beny.
Pemda DIY terus berupaya mengatasi kendala teknis yang ada dan memastikan program MBG berjalan dengan lancar. Koordinasi yang intensif dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus dilakukan untuk memantau perkembangan program di lapangan.
Program MBG sendiri memiliki tujuan memberikan asupan gizi yang baik bagi siswa guna meningkatkan kesehatan dan prestasi belajar mereka. Pemerintah pusat sebagai inisiator program bertanggung jawab atas implementasi secara nasional, sementara pemerintah daerah berperan sebagai pendukung pelaksanaan di wilayah masing-masing.
Beny optimis bahwa dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, program MBG dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang signifikan bagi siswa di DIY. "Penyesuaian-penyesuaian di lapangan pasti terjadi, saya yakin program ini bisa jalan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Aldila Sutjiadi sukses melaju ke final Morocco Open 2026. Simak perjuangan Aldila/Zvonareva menuju gelar juara WTA 250 malam ini pukul 21.20 WIB.