Update Dampak Cuaca Ekstrem di DIY: Satu Orang Meninggal Dunia, Tanah Longsor, dan Sejumlah Rumah Rusak

Yosef Leon
Yosef Leon Rabu, 22 Januari 2025 11:17 WIB
Update Dampak Cuaca Ekstrem di DIY: Satu Orang Meninggal Dunia, Tanah Longsor, dan Sejumlah Rumah Rusak

Evakuasi pohon tumbang di Jalan Cendana, Selasa sore (21/1/2025) - dokumentasi BPBD Kota Jogja

Harianjogja.com, JOGJA - Hujan deras yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Selasa sore hingga malam hari menyebabkan sejumlah kerusakan. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, sejumlah wilayah mengalami dampak signifikan akibat cuaca ekstrem ini.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad menyampaikan bahwa hampir seluruh wilayah di DIY terdampak hujan lebat. "Dampak paling parah terjadi di Kabupaten Gunungkidul, Kota Jogja, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulonprogo," ujarnya, Rabu (22/1/2025).

Gunungkidul menjadi wilayah yang paling banyak mengalami kerusakan. Sebanyak sembilan kapanewon terdampak, dengan pohon tumbang, kerusakan rumah, dan fasilitas umum menjadi kejadian yang paling sering dilaporkan.

Kota Jogja juga tidak luput dari dampak hujan deras. Satu korban jiwa dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian pohon tumbang. Selain itu, sejumlah rumah, gudang, dan jaringan listrik mengalami kerusakan.

"Sementara Sleman dan Kulonprogo juga melaporkan sejumlah kerusakan, terutama pohon tumbang, tanah longsor, dan kerusakan rumah," jelas Noviar. 

BACA JUGA: Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Cendana Jogja, Perempuan Meninggal Dunia

Untuk menanggulangi dampak bencana ini, BPBD DIY telah mengerahkan personel bersama dengan TNI, Polri, dinas terkait, dan relawan. "Kami fokus pada penanganan di lokasi terdampak, memastikan keselamatan warga, dan melakukan perbaikan fasilitas yang rusak," kata Noviar.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. Beberapa rekomendasi yang perlu diperhatikan yakni memperhatikan lingkungan sekitar dan waspadai potensi bahaya, jangan berada di tempat-tempat yang berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi serta jika kondisi jalan tidak memungkinkan, sebaiknya berhenti di tempat yang aman.

"Terus pantau informasi cuaca dari BMKG dan BPBD dan jika terjadi bencana, segera laporkan kepada petugas setempat," pungkas Noviar. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online