Argentina Libas Bolivia 4-0, Era Baru Tanpa Messi Dimulai
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Ilustrasi PSG./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengakui tidak mengajukan izin perpanjangan sewa tanah untuk Pasar Seni Gabusan (PSG) ke Gubernur DIY. Sebab, ada rencana dari Pemda DIY untuk mengambil alih pengelolaan PSG ke depan.
"Untuk sewa tanah Pasar Seni Gabusan, kami memang tidak mengajukan. Sudah habis kontraknya sejak Desember 2023," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Bantul, Kurniantoro kepada Harian Jogja, Rabu (22/1/2025).
Pria yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bantul Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan itu juga enggan berkomentar banyak terkait dengan alasan tidak mengajukan perpanjangan sewa tanah untuk PSG. Meski demikian, diakui Kurniantoro beberapa waktu lalu, ada rencana dari Pemda DIY untuk mengembangkan lokasi tersebut.
"Untuk lebih detail terkait rencananya ada di DIY dan juga Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul," imbuhnya.
Sebelumnya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengaku tidak mempermasalahkan apabila ke depan pengelolaan PSG diambil alih oleh Pemda DIY. Pasalnya selama ini lahan yang digunakan PSG tersebut adalah tanah kas desa, dan selama ini Pemkab Bantul sewa kepada Pemerintah Kalurahan Timbulharjo, Sewon.
"Mungkin Pemda DIY punya rencana khusus. Ya, itu boleh saja dan sah-sah saja," katanya.
BACA JUGA: Pengelolaan Pasar Seni Gabusan Segera Dialihkan kepada Pemda DIY
Menurut Halim, tanah kas desa yang selama ini dijadikan PSG sejatinya juga merupakan bagian dari Sultan Ground. Oleh karena itu, apabila Pemda DIY memiliki rencana pemanfaatan untuk lokasi tersebut tidak ada masalah.
"Kalau harapannya ya, apapun pemanfaatannya yang penting itu bisa bermanfaat bagi UMKM Bantul dan bisa sediakan lapangan usaha bagi warga Bantul," lanjutnya.
Pelaksana Tugas Kepala DKUKMPP Bantul, Fenty Yusdayati menyatakan sampai saat ini pihaknya belum mengetahui perihal konsep yang akan diterapkan oleh Pemda DIY untuk pengelolaan PSG. Meski demikian, Fenty menyatakan Pemkab Bantul tetap menggunakan PSG seperti sebelumnya selagi Pemda DIY merancang konsep pengelolaan di sana.
"Harapan kami semoga ke depan pengelolaan PSG akan lebih baik. Karena letaknya kan strategis," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh dan mengungguli Malaysia yang menang 6-0 atas Singapura.
Supermarket bangunan dan elektronik di Berbah terbakar Kamis siang. Sekitar 20 armada damkar dikerahkan, ratusan kendaraan ikut terbakar.
Cek jadwal SIM Keliling Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
DPRKPLH Temanggung menemukan kapasitas IPAL SPPG Tegalurung I belum mencukupi. Perbaikan dan pemeriksaan lanjutan segera dilakukan.
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.