Rubino Tenggelam di Pantai Kesirat, Tim SAR Sisir Laut dan Darat
Nelayan 65 tahun, Rubino, tenggelam di Pantai Kesirat Gunungkidul. Hingga Minggu pagi, pencarian lewat laut dan darat belum membuahkan hasil.
Suasana kawasan Kridosono yang rencananya bakal dijadikan RTH oleh Keraton Yogyakarta, Kamis (13/1/2025) (email)
Harianjogja.com, JOGJA – Pemkot Jogja mengaku siap dilibatkan kembali dalam penataan GOR Kridosono setelah area itu diserahkan kembali ke Keraton Yogyakarta. Sebelumnya kawasan tersebut dikelola oleh Perumda Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirtamarta dan setelah diserahkan kembali ke Keraton Yogyakarta GOR tersebut rencananya akan diubah menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Penjabat (Pj) Walikota Jogja, Sugeng Purwanto mengungkapkan keputusan ini sejalan dengan upaya Keraton Yogyakarta dalam mengelola aset cagar budaya yang berada di bawah wewenangnya. Ia menyebutkan, dengan pengembalian aset ini, tanggung jawab pengelolaan GOR Kridosono kini sepenuhnya berada di tangan Keraton.
BACA JUGA: Plengkung Gading Disebut Retak, Harus Ada Manajemen Lalu Lintas
“Pengelolaan sudah menjadi kewenangan Keraton. Tanggung jawab selanjutnya ini sudah tidak berada lagi di PDAM Tirtamarta,” ujar Sugeng ditemui di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Kamis (23/1/2025).
Meski telah ada rencana untuk mengubah GOR Kridosono menjadi RTH, Sugeng mengakui bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi detail mengenai rencana pengelolaan tersebut. Namun, pihaknya siap mendukung upaya Keraton, termasuk jika diberi kesempatan untuk berkontribusi dalam pengelolaan area tersebut.
“Kami siap mendukung jika diperlukan. Kalau kami diberi kewenangan oleh Keraton untuk membantu pengelolaan, kami akan mengoptimalkan upaya itu,” kata Sugeng.
BACA JUGA: Rencana Penataan GOR Kridosono dan Kawasan Kotabaru Masih Belum Jelas
Sugeng menjelaskan bahwa GOR Kridosono sejatinya adalah milik Keraton Yogyakarta. Namun, pada masa lalu, pengelolaan GOR tersebut diserahkan kepada PDAM Tirtamarta. Belakangan, Keraton memutuskan untuk mengambil alih kembali pengelolaan aset tersebut guna merealisasikan rencana penataan.
“Tahunnya saya lupa sejak kapan PDAM Tirtamarta mengelola, tetapi yang jelas pengelolaan GOR Kridosono sebelumnya memang dilakukan oleh PDAM berdasarkan izin dari Keraton,” kata Sugeng.
Direktur PDAM Tirtamarta, Majiya membenarkan bahwa pihaknya telah menyerahkan kembali aset GOR Kridosono kepada Keraton Yogyakarta. Majiya mengungkapkan, rencana penataan GOR menjadi RTH memang telah dirancang oleh Keraton, meski hingga saat ini jadwal pelaksanaannya belum dapat dipastikan.
“Untuk saat ini baru sebatas penyerahan aset. Penataan Ruang Terbuka Hijau belum ada jadwal yang pasti,” ujar Majiya.
Majiya menambahkan, selain GOR Kridosono, Stadion Kridosono juga turut diserahkan kepada Keraton. Namun, beberapa aset lain, seperti kolam renang Umbangtirto dan bangunan sisi utara Kridosono, tetap dikelola oleh PDAM Tirtamarta. “Ada beberapa kios dan rumah makan di sekitar area Kridosono yang masih berada di bawah pengelolaan kami,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan 65 tahun, Rubino, tenggelam di Pantai Kesirat Gunungkidul. Hingga Minggu pagi, pencarian lewat laut dan darat belum membuahkan hasil.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.