Kelok 23 Dibuka, DPRD Minta Pemkab Bantul Kembangkan Destinasi Wisata di Luar Pansela
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Suasana kawasan Kridosono yang rencananya bakal dijadikan RTH oleh Keraton Yogyakarta, Kamis (13/1/2025) (email)
Harianjogja.com, JOGJA – Pemkot Jogja mengaku siap dilibatkan kembali dalam penataan GOR Kridosono setelah area itu diserahkan kembali ke Keraton Yogyakarta. Sebelumnya kawasan tersebut dikelola oleh Perumda Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirtamarta dan setelah diserahkan kembali ke Keraton Yogyakarta GOR tersebut rencananya akan diubah menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Penjabat (Pj) Walikota Jogja, Sugeng Purwanto mengungkapkan keputusan ini sejalan dengan upaya Keraton Yogyakarta dalam mengelola aset cagar budaya yang berada di bawah wewenangnya. Ia menyebutkan, dengan pengembalian aset ini, tanggung jawab pengelolaan GOR Kridosono kini sepenuhnya berada di tangan Keraton.
BACA JUGA: Plengkung Gading Disebut Retak, Harus Ada Manajemen Lalu Lintas
“Pengelolaan sudah menjadi kewenangan Keraton. Tanggung jawab selanjutnya ini sudah tidak berada lagi di PDAM Tirtamarta,” ujar Sugeng ditemui di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Kamis (23/1/2025).
Meski telah ada rencana untuk mengubah GOR Kridosono menjadi RTH, Sugeng mengakui bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi detail mengenai rencana pengelolaan tersebut. Namun, pihaknya siap mendukung upaya Keraton, termasuk jika diberi kesempatan untuk berkontribusi dalam pengelolaan area tersebut.
“Kami siap mendukung jika diperlukan. Kalau kami diberi kewenangan oleh Keraton untuk membantu pengelolaan, kami akan mengoptimalkan upaya itu,” kata Sugeng.
BACA JUGA: Rencana Penataan GOR Kridosono dan Kawasan Kotabaru Masih Belum Jelas
Sugeng menjelaskan bahwa GOR Kridosono sejatinya adalah milik Keraton Yogyakarta. Namun, pada masa lalu, pengelolaan GOR tersebut diserahkan kepada PDAM Tirtamarta. Belakangan, Keraton memutuskan untuk mengambil alih kembali pengelolaan aset tersebut guna merealisasikan rencana penataan.
“Tahunnya saya lupa sejak kapan PDAM Tirtamarta mengelola, tetapi yang jelas pengelolaan GOR Kridosono sebelumnya memang dilakukan oleh PDAM berdasarkan izin dari Keraton,” kata Sugeng.
Direktur PDAM Tirtamarta, Majiya membenarkan bahwa pihaknya telah menyerahkan kembali aset GOR Kridosono kepada Keraton Yogyakarta. Majiya mengungkapkan, rencana penataan GOR menjadi RTH memang telah dirancang oleh Keraton, meski hingga saat ini jadwal pelaksanaannya belum dapat dipastikan.
“Untuk saat ini baru sebatas penyerahan aset. Penataan Ruang Terbuka Hijau belum ada jadwal yang pasti,” ujar Majiya.
Majiya menambahkan, selain GOR Kridosono, Stadion Kridosono juga turut diserahkan kepada Keraton. Namun, beberapa aset lain, seperti kolam renang Umbangtirto dan bangunan sisi utara Kridosono, tetap dikelola oleh PDAM Tirtamarta. “Ada beberapa kios dan rumah makan di sekitar area Kridosono yang masih berada di bawah pengelolaan kami,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Rahmat Erwin Abdullah meraih emas Asian Games 2026 nomor 75 kg putra dengan total 366 kg. Ia juga mencatatkan rekor dunia lewat angkatan clean and jerk.
Elf rombongan wisatawan asal Bogor terguling di Tanjakan Bundelan, Gunungkidul. Satu penumpang tewas dan lima orang dirawat.
Oxford Economics merilis Global Cities Index 2026 yang memeringkat 1.000 kota. New York, London, dan Paris berada di tiga posisi teratas.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
DPD PDI Perjuangan DIY menyampaikan dukacita atas wafatnya Guruh Soekarnoputra dan mengajak kader serta simpatisan mendoakan almarhum.