Progres Gedung Baru DPRD DIY Tembus 84,8%, Rampung Desember 2026
Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari mencapai 84,832% dan lebih cepat dari target. Proyek ditargetkan rampung 6 Desember 2026.
Kraton Jogja/Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat - Antaranews
Harianjogja.com, JOGJA—Kraton Jogja membuka peluang kolaborasi budaya dan pelestarian keberagaman dengan Uni Eropa usai pertemuan delegasi di Jogja, pada Minggu (30/11/2025).
Penghageng Kawedanan Hageng Kridhomardowo, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut belum menghasilkan komitmen konkret, tetapi merupakan ajang eksplorasi kegiatan bersama.
“Kami membahas pertukaran kebudayaan, seni, dan tradisi, serta bagaimana keberagaman di Jogja dapat menjadi contoh yang bisa dipelajari oleh mereka,” ujar KPH Notonegoro.
Menurut KPH Notonegoro, delegasi Uni Eropa sangat mengapresiasi perkembangan di Indonesia, khususnya terkait dialog lintas agama dan pertukaran budaya yang telah berlangsung sejak lama, tercermin dari keberadaan Candi Borobudur dan Prambanan.
“Filosofi Jogja, seperti Memayu Hayuning Bawana, juga kami angkat. Konsep ini tidak hanya melestarikan lingkungan, tetapi juga memperindahnya. Delegasi Uni Eropa dapat memahami dan mengapresiasi konsep ini,” tambahnya.
KPH Notonegoro menekankan pentingnya masyarakat memahami dan mempertahankan jati diri masing-masing. Ia mengutip pesan dari Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur DIY.
“Seperti yang pernah disampaikan Ngarsa Dalem, sebagai orang Papua, tidak perlu jadi orang Jogja atau orang Jawa. Orang Sumatera yang ada di Jogja juga tidak perlu jadi orang Jawa. Tetaplah menjadi orang Sumatera yang baik, orang Papua yang baik,” jelasnya.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Stephane Mechati, menyoroti aspek kemanusiaan dalam kemitraan Indonesia-Uni Eropa.
“Kami memiliki kemitraan yang kuat dengan Indonesia, tetapi yang terpenting adalah manusia. Dialog ini membantu kita saling mengenal dan memahami. Hubungan antarmanusia membangun rasa memiliki terhadap kemitraan ini,” jelas Mechati.
Ia menambahkan, pendekatan kemanusiaan ini melengkapi kerja sama di bidang perdagangan, ekonomi, hingga transisi energi. Konsep bersatu dalam keberagaman, seperti Bhinneka Tunggal Ika, menurut Mechati, menjadi kesamaan filosofis antara Indonesia dan Eropa.
Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian Indonesia-EU Interfaith and Intercultural Dialogue yang berlangsung sejak 27 November hingga 1 Desember 2025 di Jakarta dan Jogja. Diskusi ini diharapkan menjadi landasan eksplorasi kerja sama yang lebih luas antara Kraton Jogja dan Uni Eropa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari mencapai 84,832% dan lebih cepat dari target. Proyek ditargetkan rampung 6 Desember 2026.
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun