Stasiun Gambir Akan Layani KRL, Jadi Pusat Konektivitas Transportasi
Stasiun Gambir akan melayani KRL dan kereta jarak jauh. Transformasi ini menjadikannya hub transportasi terintegrasi di Jakarta.
Ilustrasi warga Dusun Ketonggo, Kalurahan Wonokromo, Kapanewon Pleret, Bantul mengerjakan jalan cor blok bagian dari program padat karya./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur perdesaan melalui program padat karya infrastruktur.
"Pemkab Bantul terus menggalakkan program padat karya sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perdesaan sekaligus memberdayakan masyarakat lokal," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul, Istirul Widiastuti dalam keterangannya di Bantul, Selasa (28/1/2025).
Tahun ini, program padat karya infrastruktur di Kabupaten Bantul akan dilaksanakan di 275 lokasi yang tersebar di 17 kecamatan, baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Dana Keistimewaan DIY. "Program padat karya ini tidak hanya untuk menciptakan lapangan kerja, tetapi juga untuk membangun infrastruktur yang mendukung mobilitas barang dan jasa di perdesaan," katanya.
Pasalnya, kata dia, di setiap lokasi padat karya infrastruktur, pembangunan sarana seperti jalan corblok, drainase dan talud selain melibatkan tenaga kerja dari masyarakat setempat, juga hasilnya dimanfaatkan untuk mendukung ekonomi masyarakat.
BACA JUGA: Terkena Rasionalisasi MBG, Program Padat Karya di Sleman Hanya Digelar di Tujuh Lokasi
Lebih lanjut Istirul mengatakan, kegiatan padat karya infrastruktur pada 2025 yang bersumber dari dana APBD Murni Bantul Tahun 2025 sebanyak 195 lokasi dengan masing masing lokasi dianggarkan sebesar Rp100 juta. "Dengan demikian kami mendapatkan alokasi dana dari APBD sebesar Rp19,5 miliar," katanya.
Sementara untuk tahap selanjutnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul juga akan melaksanakan kegiatan padat karya untuk pengembangan potensi desa yang bersumber dari anggaran Danais Pemda DIY. "Padat karya pengembangan potensi desa tahun 2025 dilaksanakan di 80 lokasi, dengan tiap lokasi anggarannya Rp55 juta, sehingga kita mengelola anggaran Rp1,2 miliar. Jadi, tahun ini total lokasi keseluruhan padat karya sejumlah 275 lokasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Stasiun Gambir akan melayani KRL dan kereta jarak jauh. Transformasi ini menjadikannya hub transportasi terintegrasi di Jakarta.
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Hadeging Pakualaman ke-214 menghadirkan kethoprak sejarah Pakualaman, Pasar Sewandanan, Festival Jathilan, dan puluhan UMKM.
Gus Miftah dan Gus Yusuf Macul Langit mengisi pengajian di Bantul untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya pinjol, judol, dan investasi ilegal.
Kekeringan Jawa Tengah melanda Klaten, Pemalang, dan Boyolali. Ribuan warga terdampak, BNPB salurkan bantuan air bersih.
Menkop Ferry Juliantono mematangkan model bisnis Koperasi Merah Putih. Ribuan gerai telah rampung dan disiapkan menyalurkan barang subsidi.