Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Sampah liar terlihat di jalan Balirejo, Mujamuju, Umbulharjo, beberapa waktu lalu./Hairan Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja terus berupaya menangani masalah sampah, termasuk pelanggaran sampah liar. Dari data Satpol PP Kota Jogja, diketahui pelanggar sampah liar tidak hanya dari warga Kota Jogja, tapi juga kabupaten sekitarnya.
Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Kota Jogja, Dodi Kurnianto, menjelaskan pelanggar yang membuang sampah liar dari yang selama ini ditangkap Satpol PP Kota Jogja, berasal dari wilayah Kota Jogja dan kabupatetn sekitarnya.
BACA JUGA: DIY Segera Punya Dua Fasilitas Pengolahan Sampah Baru
Dari operasi yustisi selama 2024, Satpol PP Kota Jogja menangkap sebanyak 20 pelanggar sampah liar dari beberapa lokasi. “Rinciannya penduduk Kota Jogja 11 orang, penduduk luar Kota Jogja sembilan orang,” ujarnya, Selasa (4/2/2025).
20 orang tersebut semuanya sudah diberi sanksi melalui sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Jogja. Mereka dikenakan denda Rp50.000-Rp100.000, sesuai yang diatur dalam Perda Kota Jogja No. 10/2012 tentang Pengelolaan Sampah.
Pihaknya terus melaksanakan operasi yustisi untuk meminimalisir sampah liar bertebaran di wilayah Kota Jogja. “Operasi yustisi akan kami lakukan terus berdasarkan hasil kordinasi dengan DLH [Dinas Lingkungan Hidup] maupun kemantren mas,” paparnya.
Ketua Komisi A DPRD Kota Jogja, Susanto Dwi Antoro, menuturkan produksi sampah secara keseluruhan di Kota Jogja tidak hanya dihasilkan dari warga Kota Jogja, tapi juga kabupaten sekitar yang beraktivitas di Kota Jogja. “250 ton per hari tidak hanya dihasilkan warga Kota Jogja, tapi juga dari Sleman, Bantul, banyak yang mewarnai,” katanya.
BACA JUGA: Pengadaan Mesin Pengolah Sampah Batal, TPA Banyuroto Diambang Overload
Produksi sampah ini juga termasuk sampah yang dibuang sembarangan di pinggir jalan. Ia mendukung upaya Satpol PP Kota Jogja menindak pelanggar sampah liar. “Saya sepakat dengan penindakan, perlu dilakukan terus-menerus untuk memberi efek jera,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Best City Hotel Yogyakarta merayakan HUT ke-9 dengan tema Grow With The Best dan memperkuat komitmen layanan hospitality di Jogja.
Daftar lokasi Salat Iduladha 2026 1447 H Muhammadiyah di Gunungkidul resmi dirilis PDM. Cek ratusan titik salat Id di seluruh kapanewon.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.