Setir Mobil Tiba-tiba Berat? Waspada, Ini 8 Penyebabnya!
Setir mobil terasa berat? Kenali 8 penyebab utama, mulai dari pompa power steering hingga tekanan ban, serta 5 cara mengatasinya untuk keselamatan Anda.
Kegiatan penyemprotan desinfektan terhadap fasilitas yang ada di Pasar Hewan Imogiri Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Selasa (14/1/2025)./Antara-Hery Sidik.
Harianjogja.com, BANTUL— Sejumlah persiapan dilakukan oleh pihak pengelola Pasar Hewan Imogiri, menyusul rencana pembukaan kembali pasar hewan tersebut pada Kamis Legi (13/2/2025).
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul sempat menutup aktivitas perdagangan di Pasar Hewan Imogiri mulai 24 Januari lalu, menyusul kian meningkatnya menurunnya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bantul.
"Kami sudah menggelar rapat internal terkait rencana pembukaan kembali pasar. Nanti sebelum Kamis Legi (13/2/2025), kami akan melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh lokasi pasar, ini untuk mencegah dan memastikan tidak ada penularan PMK lagi disini," kata Lurah Pasar Hewan Imogiri, Turadi kepada Harian Jogja, Senin (10/2/2025).
Menurut Turadi, pihaknya merasa senang dengan keputusan dari DKPP Kabupaten Bantul yang akan membuka kembali Pasar Hewan Imogiri.
Pasalnya, selain sudah lama dinantikan oleh para pedagang hewan di sekitar Bantul dan Gunungkidul, beroperasionalnya kembali Pasar Hewan Imogiri akan membuat aktivitas perekonomian di pasar tersebut kembali hidup.
Diakui oleh Turadi, Pasar Hewan Imogiri biasanya mengakomodisasi sekitar 400-500 pedagang sapi dan kambing. Perputaran uang tiap pasaran Legi, mencapai miliaran rupiah. Sebab, selama ini Pasar Hewan Imogiri jadi tujuan peternak bukan hanya dari DIY, tapi juga ada yang datang dari Pacitan di Jawa Timur dan Wonogiri di Jawa Tengah.
Namun seiring dengan adanya penutupan operasional pasar, diakui Turadi membuat perputaran uang tidak bisa berjalan optimal.
"Tentu ini akan berdampak pada pendapatan retribusi pasar dan PAD ke Pemkab Bantul," jelasnya.
BACA JUGA: Kasus PMK Melandai, Pemkab Bantul Buka Kembali Pasar Hewan Imogiri
Kepala DKPP Kabupaten Bantul Joko Waluyo menyatakan, adanya penurunan kasus PMK membuat pihaknya mengambil keputusan untuk membuka kembali operasional Pasar Hewan Imogiri.
"Karena sudah mulai landai. Maka, operasional Pasar Hewan Imogiri kami buka kembali pada 11 Februari 2025," katanya.
Joko menambahkan, selain membuka kembali Pasar Hewan Imogiri, pihaknya juga telah melakukan vaksinasi kepada ternak yang sehat dan steril dari PMK. DKPP Bantul saat ini juga masih menunggu distribusi vaksinasi dari pemerintah pusat untuk vaksinasi hewan ternak lanjutan.
"Kami berharap kasus PMK ke depan hilang," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Setir mobil terasa berat? Kenali 8 penyebab utama, mulai dari pompa power steering hingga tekanan ban, serta 5 cara mengatasinya untuk keselamatan Anda.
Pemkab Gunungkidul mengambil alih pengelolaan retribusi wisata di TPR Kemadang setelah ditemukan kebocoran penarikan retribusi.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.