23 Warga Sleman Terdampak Gas Bocor di Bayen, Sampel Air Diuji
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Ilustrasi opname / ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN—Jumlah warga yang bergejala keracunan usai menyantab hidangan hajatan di Tempel terus bertambah. Warga yang diopname kini mencapai puluhan orang.
"160 untuk kasusnya, yang opname 39, kalau yang observasi ini sudah mulai berkurang tinggal 10-an, beberapa sudah pulang," jelas Kepala Puskesmas Tempel 1, Diana Kusumawati ditemui di posko pada Senin (10/2/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Diana menjelaskan sejumlah warga ada yang merasakan nyeri yang sangat kuat sehingga harus diopname. Beberapa juga diopname karena mengalami panas yang tak kunjung turun.
"Beberapa ada yang tadi nyeri, sangat nyeri kayak gitu, nyeri otot, ada yang memang panasnya kok tidak turun-turun sudah dikasih obat macam-macam, terus ada yang diarenya juga tetap banyak dan dehidrasinya dari dehidrasi ringan menjadi dehidrasi sedang kayak gitu gejala-gejalanya [sehingga dirujuk opname]," tandasnya.
Selain itu warga yang punya komorbid juga dirujuk untuk opname di rumah sakit. "Tadi beberapa ada yang lansia, lansia itu kemungkinan besar sudah kami rujuk dari awal," ujarnya.
"Biasanya tidak kami observasi kalau memang sudah dari awal sudah ada komorbid yang memang kami tidak bisa menangani ya langsung kami rujuk," imbuhnya.
BACA JUGA: Kronologi Ratusan Warga Tempel Sleman Keracunan Massal Seusai Santap Menu Hajatan
Sejauh ini Diana belum mengetahui apakah sudah ada pasien opname yang dipulangkan dari rumah sakit. Namun warga yang diopname di Puskesmas hingga menjelang sore ini belum dipulangkan.
"Kalau di yang di Puskesmas juga belum sih, berarti kemungkinannya belum ada yang dipulangkan karena emang yang diopname itu termasuk kasus yang cukup berat," tegasnya.
Diana menambahkan sementara posko diaktifkan 2×24 jam. Harapannya kasus mulai menurun dan posko bisa ditutup.
"Nanti kami evaluasi lagi sementara baru 2x24 jam untuk poskonya, mudah-mudahan nanti kalau sudah melihat kasusnya sudah turun sebagainya kita akan segera tutup aja," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.