Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul terus berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada. Salah satunya dengan memberikan kesempatan kuliah bagi pamong kalurahan dan anaknya untuk berkuliah dengan potongan biaya hingga 50%.
Kesempatan ini tertuang dalam nota kesepahaman antara Pemkab dengan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) APMD Yogyakarta. Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, kualitas SDM di Gunungkidul masih butuh peningkatan.
Hal ini terlihat dari indeks pembangunan manusia yang masih terendah di DIY. “Angka IPM Gunungkidul kisaran 73, sedangkan di wilayah lain di DIY sudah di atas 75. Jadi, butuh aksleresi agar bisa mengejar ketertinggalan tersebut,” katanya, Jumat (14/2/2025).
Dia menjelaskan, peningkatan IPM erat kaitannya dengan tingkat Pendidikan. Untuk itu, sambung Sunaryanta, ada sejumlah program yang direncanakan dan salah satunya menjalin kerja sama dengan APMD.
“Programnya ada peluang kuliah bagi pamong atau anak pamong kalurahan,” katanya.
BACA JUGA: Pemda DIY Luncurkan Prototipe Insinerator Sampah untuk Sekolah
Diharapkan program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas SDM di Gunungkidul, tapi juga berdampak terhadap peningkatan kualitas layanan di kalurahan. “Upaya kerja sama dengan kampus terus kami lakukan dengan harapan bisa meningkatkan IPM di Gunungkidul,” katanya.
Ketua STPMD APMD Yogyakarta, Sutoro Eko Yunanto menyambut baik kerja sama ini karena menjadi bagian dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sesuai dengan jurusan yang diampu berkaitan dengan pemerintahan desa.
Oleh karena itu, kata dia, berdasarkan nota kesepakatan bersama dengan Pemkab Gunungkidul, maka AMPD Yogyakarta memberikan kesempatan kepada pamong untuk berkuliah. Langkah ini sebagai upaya peningkatan kapasitas SDM di kalurahan di Bumi Handayani.
“Program ini juga berlaku bagi anak pamong yang ingin berkuliah,” kata Sutoro.
Ia memastikan dengan adanya kerja sama dengan Pemkab Gunungkidul, maka akan ada kelonggaran. Pihaknya siap memberikan potongan biaya kuliah hingga 50% bagi pamong maupun anak pamong yang berkuliah di AMPD. “Yang jelas pelaksanaannya juga akan mengacu pada ketentuan berlaku dan jangan dipersulit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.
Suyudi Ario Seto diusulkan menjadi calon Kapolri. Simak harta kekayaan, profil, pendidikan, dan perjalanan kariernya.
Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026 masih sama seperti September. Cek harga Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan BBM lainnya.