Honda Rem Mendadak Proyek EV, Kini Gaspol Mobil Hybrid
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Ilustrasi APBD./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Pemkab Bantul memastikan mempercepat proses penyusunan dan pembahasan Perubahan APBD Bantul 2025, yang biasanya dilakukan pada bulan Agustus, diajukan menjadi Mei 2025.
Langkah ini dilakukan sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat agar penyusunan dan pembahasan Perubahan APBD 2025 dipercepat.
"Amanah Pemerintah Pusat agar perubahan APBD 2025 dipercepat. Nanti kami akan mulai melakukan prosesnya pada bulan Mei-Juni," kata Sekda Bantul Agus Budiraharja, ditemui di ruangannya, Kamis (20/2/2025).
Sesuai dengan amanah Pemerintah Pusat, lanjut Agus, proses penyusunan dan pembahasan Perubahan APBD Bantul 2025 harus sudah penyesuaian antara visi misi bupati dan wakil bupati terpilih yakni Abdul Halim Muslim-Aris Suharyanta dengan target kinerja program kegiatan di 2025.
Sehingga, dalam penyusunan dan pembahasan Perubahan APBD Bantul 2025, kata Agus sudah mengakomodir dan kolaborasi antara visi misi bupati dan wakil bupati terpilih. "Sehingga transisi ini akan lebih cepat dilakukan," ungkap Agus.
Meskipun bupati terpilih untuk Bantul, jelas Agus, tidak ada perubahan, namun janji dan visi misi bupati Halim ada beberapa penekanan yang berbeda dibandingkan periode sebelumnya. "Ini yang akan kami sesuaikan nantinya," jelas Agus.
BACA JUGA: Jelang Ramadan, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Bantul Meningkat, Ini Datanya
Terkait dengan proses penyusunan APBD 2026, menurut Agus, saat ini proses sedang dilakukan dan dalam tahap Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Selain itu, forum perangkat daerah juga tengah melakukan penyusunan yang menyesuaikan antara visi misi bupati dan wakil bupati terpilih pada penyusunan APBD 2026.
"Dan, di APBD perubahan 2025 nanti kami juga lakukan penyesuaian. Perubahannya juga maju daripada periode sebelumnya," papar Agus.
Wakil Ketua III DPRD Bantul Agung Laksmono mengakui telah ada arahan dari Pemerintah Pusat terkait pengajuan proses penyusunan dan pembahasan Perubahan APBD Bantul 2025. Di mana, proses penyusunan dan pembahasan Perubahan APBD Bantul 2025 diajukan dari yang biasanya digelar Agustus menjadi Mei 2025.
"Pada prinsipnya kami siap. Tapi kami masih menunggu arahan dari pusat juga terkait teknis, termasuk petunjuk yang sudah ada mengenai pelaksanaan Inpres no.1/2025 dan Permendagri soal pelaksanaan apbd 2025 dan efisiensi," kata Agung.
Agung juga mengaku siap untuk menyesuaikan Perubahan APBD Bantul 2025 dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati terpilih, namun setelah visi dan misi tersebut dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Dan, kami akan sesuai kan dengan perundangan yang ada juga," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.