Dinkop-UKM Sleman Kaji Dampak Jalan Tol bagi UMKM
Dinkop-UKM Sleman bersama BRIN mengkaji dampak pembangunan jalan tol terhadap pelaku UMKM. Kajian menyoroti peluang ekonomi hingga potensi perubahan sosial ekon
Bupati Sleman, Harda Kiswaya sedang menyapa masyarakat Sleman di sepanjang Jalan Parasamya, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Sleman, Jumat (21/2/2025)./ Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN--Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Harda Kiswaya - Danang Maharsa tiba di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Sleman, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Sleman, Jumat (21/2/2025) sekitar pukul 08.40 WIB. Mereka kemudian berjalan kaki dari sekitar Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menuju Pendopo Parasamya.
Harda mengaku akan pergi ke Magelang, Jawa Tengah untuk mengikuti retret bersama kepala daerah lain siang hari. Ihwal persiapan, dia sudah berolah raga baik secara mandiri maupun olah raga di Jakarta bersama kepala daerah lain.
“Pemerintahan sementara saya di Magelang akan di-handle Pak Wakil Bupati. Saya dan Mas Danang sudah satu pikiran dan satu hati. Saya akan di Magelang paling tidak delapan hari,” kata Harda ditemui di Jalan Parasamya, Jumat.
Harda menambahkan dia akan mensinkronkan arah pembangunan secara tematik mulai tingkat Kabupaten, Provinsi, hingga Pusat. Perencanaan yang cermat dan tepat sesuai tema menjadi salah satu upaya mengatasi minimnya anggaran.
Lebih jauh, dia akan mewujudkan layanan pemerintahan yang lebih baik di Kabupaten Sleman. Sebab itu, Harda telah meminta jajaran perangkat daerah Pemkab Sleman agar segera menyusun standar operasional prosedur (SOP) layanan yang jelas. Layanan yang baik akan menghindarkan perangkat daerah dari tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Saya minta kepada jajaran eksekutif untuk siap, segera susun SOP layanan perizinan dan layanan apapun itu untuk segera dibikin. Dalam satu bulan pertama ini harus sudah selesai, sehingga kita segera bisa memberikan layanan terbaik hanya untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
BACA JUGA: Soal Retreat di Magelang, Wali Kota Jogja Hasto Tunggu Hasil Koordinasi PDIP
Sementara itu, Danang Maharsa menanggapi ihwal Instruksi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputi agar kepala daerah dan wakil kepala daerah PDIP menunda perjalanan retret di Magelang.
Pada dasarnya, Danang mengikuti instruksi Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian bahwa hanya Gubernur, Walikota, dan Bupati yang berangkat ke Magelang. Wakil kepala daerah baru akan datang pada hari ke delapan untuk mendengarkan pengarangan langsung oleh Presiden Prabowo.
“Kalau saya itu kebetulan tanggal 28 Februari [baru pergi ke Magelang] sambil sekarang menunggu instruksi selanjutnya dari Ibu Ketua Umum. Pasti itu,” kata Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkop-UKM Sleman bersama BRIN mengkaji dampak pembangunan jalan tol terhadap pelaku UMKM. Kajian menyoroti peluang ekonomi hingga potensi perubahan sosial ekon
Media Vietnam menyarankan Malaysia meniru strategi Singapura untuk mengejar ketertinggalan dari Vietnam pada semifinal Piala AFF 2026.
BMKG mencatat 2.768 gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores, NTT hingga Rabu (19/8/2026). Aktivitas seismik masih fluktuatif dan butuh waktu stabil.
Komisi D DPRD Jogja mendesak kejelasan mekanisme dan penganggaran Posyandu usai aturan Kemendagri terkait enam SPM memicu kebingungan daerah.
Sleman City Hall (SCH) menghadirkan rangkaian program dan aktivitas sepanjang Agustus 2026 melalui tema “YouthNited Nation”
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan