Wabup Sleman Minta Peningkatan Kompetensi Pengelola BLUD

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Rabu, 26 Februari 2025 11:47 WIB
Wabup Sleman Minta Peningkatan Kompetensi Pengelola BLUD

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono

Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa meminta pengelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk meningkatkan kompetensi.

Peningkatan kompetensi perlu dilakukan seiring perkembangan zaman dan berbagai perubahan dalam kebijakan. Sebab itu, lokakarya atau workshop yang digelar di Aula Kantor Setda Sleman, Selasa (25/2/2025) perlu dimanfaatkan sebaik mungkin.

BACA JUGA: Harda Kiswaya Tunjuk 6 Pejabat Eselon IIB Jadi Plt Kepala Dinas, Ini Nama-namanya

Melalui kegiatan tersebut, Danang berharap pemangku kepentingan terus berupaya memberikan layanan berkualitas kepada masyarakat.

“Saya juga berharap workshop ini dapat memberikan panduan, pencerahan, dan inovasi kepada peserta workshop, sehingga dapat menyikapi perubahan regulasi yang ada dengan bijak, tanpa mengurangi kinerja BLUD dan kualitas layanan pada masyarakat,” kata Danang dalam keterangan tertulis.

Ketika dikonfirmasi Harianjogja.com, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Cahya Purnama, menegaskan perubahan kebijakan terkait keuangan yang dimaksud Danang adalah sistem pelaporan keuangan BLUD tersebut.

Jumlah BLUD di Bumi Sembada mencakup satu UPTD Laboratorium Kesehatan, dua RSUD, dan 25 puskesmas.

Lokakarya tersebut, kata Cahya berfokus pada pengelolaan sumber daya manusia (SDM), keuangan, dan penganggaran BLUD yang baik seiring perubahan kebijakan mengenai SDM dan keuangan.

“Ada pembahasan mendalam mengenai tantangan yang ada dalam pengelolaan SDM, keuangan dan penganggaran BLUD. Peserta juga mencari solusi praktis dan inovatif yang dapat diterapkan oleh para pengelola BLUD,” kata Cahya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online