Honda Terseret Kerugian Rp45,9 Triliun Akibat EV
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Pelatihan kesadaran halal dan aspek keamanan pangan. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat perlu memahami konsep halal dan aspek keamanan pangan dalam berbisnis kuliner. Oleh karena itu pelatihan terkait hal itu penting diberikan kepada masyarakat khususnya pelaku UMKM.
Dalam merespons persoaln tersebut Lembaga Pengkajian Pengawasan dan Pendampingan Produk Halal (LP4H) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY bersama Fakultas Farmasi UAD menggelar pelatihan bagi pelaku usaha di Desa Congkrang, Muntilan, Magelang.
Dosen sekaligus pakar Halal Center UAD Nina Salamah mengatakn pentingnya memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep halal dan aspek keamanan pangan yang harus diterapkan dalam bisnis kuliner maupun usaha makanan olahan. Menurutnya halal bukan hanya tentang keabsahan suatu produk menurut syariat Islam, tetapi juga mencakup aspek kesehatan dan kebersihan pangan.
“Kami ingin para pelaku usaha memahami bahwa sertifikasi halal dan standar keamanan pangan dapat meningkatkan daya saing produk mereka, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujarnya, Minggu (23/2/2025).
Ia memberikan panduan praktis mengenai cara memastikan bahan baku yang digunakan telah memenuhi standar halal, serta pentingnya menjaga kebersihan dalam proses produksi. Para peserta, yang mayoritas terdiri dari pemilik usaha makanan rumahan dan UMKM antusias mengikuti kegiatan tersebut.
"Mereka mengajukan berbagai pertanyaan terkait prosedur sertifikasi halal, pengolahan bahan baku yang aman, serta strategi pemasaran produk halal,"katanya.
Kegiatan tersebut juga mencakup sesi diskusi interaktif dan praktik sederhana dalam mengevaluasi bahan pangan yang digunakan sehari-hari. Ia berharap melalui pelatihan tersebut para pelaku usaha dapat lebih siap dalam menghadapi regulasi halal yang semakin ketat serta mampu meningkatkan kualitas produk mereka.
Program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi akademisi dalam mendukung pengembangan UMKM yang berbasis halal. Kami berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang halal dan aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.