Padat Karya Sleman 2026 Berlanjut, BKK DIY Masuk Tahap Ketiga
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Ilustrasi Satpol PP./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman mulai menggelar operasi penertiban jam operasional usaha selama Ramadan.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Sleman, Sri Madu Rakyanto, mengatakan setiap pelanggaran Perbup tersebut akan berujung pada sanksi administratif.
Hal itu mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Sleman No. 12/2023 tentang Pelaksanaan Usaha Hiburan, SPA, Game Net, Rumah Makan, Restoran, Hotel, dan Pusat Perbelanjaan pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
BACA JUGA: MUI Sebut 1 Ramadan Tahun Ini Berpotensi Tak Barengan antara Pemerintah dan Muhammadiyah
“Kalau ada yang melanggar, kami akan melakukan penutupan selama tujuh hingga 14 hari,” kata Madu dihubungi, Jumat (28/2/2025).
Sejauh ini, Madu mengaku tidak ada kesulitan yang pihaknya dapat selama operasi bulan puasa. Pengusaha atau pemilik usaha hiburan telah memahami tujuan dari pembatasan waktu operasional. Belum pernah ada konflik antara Pemkab dengan pengusaha.
Malahan, menurut dia, pengusaha justru memanfaatkan pembatasan waktu operasional usaha untuk melakukan renovasi gedung.
“Dulu pengusaha juga mengeluhkan mengenai pembatasan itu. Mereka merasa kalau hanya bukan sebentar, tidak mendapat keuntungan,” katanya.
Dalam Pasal 3 Perbup Sleman No. 12/2023 disampaikan bahwa pelaku usaha hiburan dan spa wajib menutup sementara usahanya mulai satu hari sebelum hari pertama bulan ramadhan hingga hari ketiga bulan ramadhan dan pada Hari Raya Idul Fitri yang ditetapkan Pemerintah.
Ihwal waktu operasional, usaha klub malam, diskotek, bar, dan pub buka mulai pukul 21.00 WIB hingga 24.00 WIB. “Kami nanti malam mulai menggelar operasi bersama Polres dan Kodim,” ucapnya.
Satpol PP Sleman akan menurunkan 20 anggota dengan empat mobil. Selain aparat penegak hukum, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Pariwisata juga akan terlibat dalam operasi.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid, mengatakan pihaknya ikut terlibat dalam operasi penertiban yang digelar Satpol PP pada Jumat (28/2) malam. "Saya sudah meminta ada satu personel ikut dalam operasi. Kalau leading sector ya tetap Satpol PP,” kata Zayid.
Zayid telah mengimbau agar pelaku usaha hiburan mematuhi Perbup No. 12/2023. Dengan begitu bulan puasa dapat berlangsung dengan lancar. Apabila ada masyarakat mengetahui pelanggaran Perbup tersebut, dia meminta untuk melapor.
“Kami juga tidak khawatir pembatasan itu akan menurunkan kunjungan wisatawan. Bulan puasa juga hanya sebulan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Ange Postecoglou membela Cristiano Ronaldo setelah Al Nassr kalah 0-1 dari Al Ain. Pelatih asal Australia itu terlibat adu argumen dengan wartawan.
DPRD Kota Magelang mengusulkan regulasi khusus yang diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk berkembang
Jepang mencatat rekor baru dengan 107.677 warga berusia 100 tahun atau lebih per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya perempuan.
Joan Laporta ingin Camp Nou menjadi lokasi final Piala Dunia 2030 setelah UEFA menetapkan stadion Barcelona itu sebagai venue final Liga Champions 2029.
Geely Galaxy Zhanjian 700 mencatat 43.900 refundable pre-order dalam satu jam. SUV hybrid ini punya tenaga 1.113 HP dan kemampuan off-road.