Sampah Menggunung di DAM Winongo, Irigasi Sawah Tersendat
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Sekda DIY Beny Suharsono./Harian Jogja-Yosef Leon Pinsker
Harianjogja.com, JOGJA—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum terlaksana secara serentak di wilayah DIY. Hanya beberapa sekolah percontohan yang telah memulai program utama pemerintahan Prabowo-Gibran itu lantaran membutuhkan biaya yang sangat besar jika digelar serentak.
Sekda DIY, Beny Suharsono mengatakan anggaran untuk program MBG di DIY tidak terkena efisiensi anggaran. Menurutnya, alokasi dana untuk MBG bersifat wajib (mandatori), sehingga tetap dipertahankan dalam APBD. "MBG kami tahan betul, itu kan sudah mandatori, harus kami siapkan dana MBG-nya," ujar Beny, Minggu (2/3/2025).
Meski demikian, dia mengakui bahwa kebutuhan anggaran untuk program ini sangat besar, terutama jika diterapkan secara serentak di seluruh SMA, SMK, dan SLB. Berdasarkan perhitungannya, jika program ini dijalankan penuh, anggarannya bisa mencapai hampir Rp1 miliar per hari.
Sementara, anggaran yang disiapkan Pemda DIY dalam satu tahun hanya Rp42 miliar. "Kalau serentak semua, untuk 23.000 siswa SLTA, SMK, dan SLB, kebutuhannya besar sekali," ungkapnya.
Beny juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada instruksi untuk mengalihkan anggaran MBG ke pos lain, meski pemerintah pusat telah menyatakan bahwa MBG menggunakan dana APBN.
Dana tersebut baru bisa dialihkan jika ada perintah resmi atau dalam situasi darurat dan luar biasa. "Kami tetap jaga ini, karena perintahnya begitu. Belum ada perintah resmi dan tertulis dana MBG untuk dialihkan. Kalau tidak ada perintah, kan tidak boleh kita mengalihkan langsung begitu saja," ujar dia.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Suhirman mengungkapkan, pelaksanaan MBG di DIY masih bertahap.
Saat ini, program baru berjalan di tiga sekolah, yaitu SMKN 4 Joga, SMAN 5 Jogja, dan SMKN 3 Wonosari. "Kami hanya menyiapkan data , seperti jumlah murid di setiap sekolah, jumlah siswa dengan alergi makanan tertentu, serta penyesuaian pembagian agar tidak mengganggu jam belajar. Distribusi sepenuhnya ditangani oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," jelas Suhirman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.