Bantul Targetkan 10 Koperasi Merah Putih Beroperasi Agustus 2026
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Pengumuman penundaan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK hingga Oktober 2025 menuai berbagai reaksi dari para peserta yang lolos seleksi di wilayah Bantul. Keputusan yang disampaikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) ini menimbulkan kekecewaan bagi peserta.
Jundi Alfikri, 33, salah satunya. Salah seorang pegawai swasta di Jogja itu mengaku kecewa dengan langkah yang diambil pemerintah itu. Menurutnya, harapan peserta yang lolos seleksi bisa segera menjadi abdi negara dan bekerja di instansi masing-masing, tetapi adanya penundaan membuat mereka harus pasrah dan gamang.
BACA JUGA: Ini Penjelasan Menpan RB Soal Pengangkatan CASN 2024
"Tentu saja kecewa. Kami sudah menunggu cukup lama dan berharap bisa segera mengabdi sebagai ASN," ujar Jundi, Sabtu (8/3/2025).
Hanya saja, ia tetap mencoba berpikir positif bahwa penundaan ini mungkin diperlukan untuk memastikan proses pengangkatan berjalan lancar seperti yang disampaikan pemerintah. Dirinya pun berharap agar pemerintah dapat memberikan informasi yang lebih jelas dan transparan mengenai proses pengangkatan.
"Pemerintah juga harus berkomitmen untuk melaksanakan pengangkatan sesuai jadwal yang telah ditentukan dan jaminan bahwa semua calon ASN yang lulus seleksi akan tetap diangkat," katanya.
Sementara, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantul menyebut telah menyelesaikan pemberkasan CASN yang diterima pada rekrutmen 2024 lalu. Namun, pengangkatan yang dijadwalkan pada Maret 2025 terpaksa ditunda.
Kepala BKPSDM Bantul, Isa Budi Hartomo menjelaskan, pihaknya masih menunggu surat resmi dari KemenpanRB soal pelantikan dan pengangkatan tersebut. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pengangkatan CPNS akan dilakukan pada Oktober 2025, sementara CPPPK pada Maret 2026. Namun, Isa menekankan bahwa hal tersebut belum dapat dipastikan karena belum ada surat perintah resmi.
"Kami tunggu surat resminya saja dulu," ujarnya.
Pada rekrutmen CASN 2024, Kabupaten Bantul mendapatkan kuota 800 formasi, terdiri dari 114 CPNS dan 686 CPPPK. Isa mengatakan bahwa proses pemberkasan CASN Bantul telah selesai dan siap dikirimkan ke Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SiASN) sesuai jadwal.
"Proses pemberkasan CASN Bantul sudah selesai siap kami kirimkan ke SiASN untuk diunggah sesuai jadwal," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, KemenpanRB mengatakan bahwa penyelesaian pengangkatan CASN 2024 memerlukan waktu karena harus dilakukan secara cermat dan hati-hati, sehingga harus ditunda selama beberapa waktu untuk memberikan kesempatan dalam penyelarasan soal data tentang formasi, jabatan, dan penempatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.