Keramahan Warga Jateng Sambut Delegasi IVCA 2026 dari 40 Negara
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Atlet gateball Kota Jogja bersama jajaran Harian Jogja menggelar audiensi dengan Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan di Balai Kota Jogja, Kamis (13/3/2025) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Atlet Gateball Kontingen Kota Jogja terus mempersiapkan diri untuk berkompetisi pada ajang Porda 2025 yang akan digelar pada September 2025 mendatang.
Ketua Sukma Gateball Club yang juga penggerak olahraga Gateball di Kota Jogja, Menot Harmani mengatakan nantinya akan ada 24 atlet gateball yang akan berlaga pada ajang Porda 2025.
Seluruhnya mewakili 11 nomor kelas pertandingan. Seluruhnya berusia di bawah 50 tahun. Menot mengatakan sejumlah persiapan terus dilakukan. Di antaranya latihan rutin yang digelar empat kali dalam satu pekan.
"Latihan rutin biasanya dilaksanakan di lapangan Balai Kota. Namun, menjelang Porda latihan dipusatkan di Lapangan SKB Sorowajan," ujar Menot saat ditemui, Kamis (13/3/2025).
Menot menyebut olahraga gateball sudah sejak 2017 mengikuti kompetisi Porda. Berbagai prestasi juga sudah sempat diraih, termasuk membawa pulang medali emas.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Temukan Minyakita Tak Sesuai Takaran di 40 Titik
Dia mengatakan ada sejumlah tantangan tersendiri yang ada pada olahraga gateball. Bola yang digunakan layaknya bola biliard, pemukul seperti pemukul bola golf, lalu strategi permainan dijalankan layaknya permainan catur.
"Selain memerlukan kekuatan fisik, olahraga gateball juga harus dimainkan dengan tingkat konsentrasi dan fokus yang tinggi," katanya.
Menot mewakili atlet gateball di Kota Jogja turut memperkenalkan olahraga ini kepada jajaran Pemkot Jogja yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan. Wawan turut menyambut baik dan siap mendukung berbagai gelaran olahraga di Kota Jogja.
"Kami akan memberikan dukungan. Akan ada Wali Kota Cup untuk olahraga yang lain karena gelaran olahraga akan turut memutar roda perekonomian di Kota Jogja," ungkapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.