38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Aktivitas kunjungan wisata di Pantai Ngandong, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul. Foto diambil 28 Juli 2024. Harian Jogja/David Kurniawan\r\n\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kabupaten Gunungkidul akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2025 yang berlangsung pada September mendatang. Penyiapan venue tempat pertandingan terus dilakukan agar pelaksanasan dapat berjalan sukses.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyukseskan Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Porda 2025. Penyiapan venue sudah dilaksanakan sejak 2024 dan berlangsung hingga sekarang.
BACA JUGA: Terminal Dhaksinarga Gunungkidul Masih Sepi, Harga Tiket Bus Akap Masih Normal
“Tahun ini ada alokasi sekitar Rp2 miliar untuk penyempurnaan tempat pertandingan dalam gelaran Porda 2025,” kata Supri, Senin (17/3/2025).
Dia menjelaskan, arena untuk pertandingan yang disempurnakan di antaranya ada venue atletik, pentaque, panjat dinding, lintasan Sepatu roda. Selain itu, ada juga lapangan tenis, voli indoor, voli pasir hingga pagar untuk pengamanan di lapangan tembak.
“Sudah mulai ada yang dikerjakan dan mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar sehingga dapat digunakan secara tepat waktu,” katanya.
Meski demikian, Supri juga mengakui ada pengerjaan yang harus melalui mekanisme Lelang. Ia mencontohkan, untuk pemasangan atap lapangan tenis masih dalam proses pengadaan barang dan jasa.
“Pagunya Rp500 jutaan. Jadi, sesuai kentetuan harus melalui Lelang,” katanya.
Ketua KONI Gunungkidul, Irfan Ratnadi mengatakan, persiapan menyelenggarakan Porda 2025 terus dilakukan hingga saat ini. Selain penyiapan arena pertandingan, juga ada kesiapan para atlet untuk kontingen Gunungkidul.
“Pemkab menyatakan komitmennya untuk menyukseskan Gunungkidul sebagai tuan rumah Porda DIY di tahun ini,” kata Irfan.
Dia menjelaskan, bentuk komitmen dari Pemkab bisa dilihat menyiapkan beberapa lokasi yang menjadi tempat pertandingan. Yakni, di antaranya Lapangan Voli Pasir di belakang Kantor Pemkab, Lapangan Tenis Sewokoprojo; SMA Negeri 2 Playen.
Selain itu, ada venue Lapangan Petang di Gedung Kesenian; Stadion Handayani. Total ada 47 cabor yang akan dipertandingkan dalam Porda di Gunungkidul.
“Nantinya ada sekitar 3.500 atlet dari empat kabupaten dan satu kota untuk berlaga di porda,” katanya.
Irfan menambahkan, persiapan yang dilakukan tidak hanya kesiapan sebagai tuan rumah. Pasalnya, juga ada persiapan atlet untuk berlaga di ajang olahraga di DIY ini.
“Kita sudah menyiapkan sekitar 600 atlet. Rencananya mereka akan berlaga di 44 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porda Gunungkidul,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.