DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Aktivitas kunjungan wisata di Pantai Ngandong, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul. Foto diambil 28 Juli 2024. Harian Jogja/David Kurniawan\r\n\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kabupaten Gunungkidul akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2025 yang berlangsung pada September mendatang. Penyiapan venue tempat pertandingan terus dilakukan agar pelaksanasan dapat berjalan sukses.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyukseskan Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah Porda 2025. Penyiapan venue sudah dilaksanakan sejak 2024 dan berlangsung hingga sekarang.
BACA JUGA: Terminal Dhaksinarga Gunungkidul Masih Sepi, Harga Tiket Bus Akap Masih Normal
“Tahun ini ada alokasi sekitar Rp2 miliar untuk penyempurnaan tempat pertandingan dalam gelaran Porda 2025,” kata Supri, Senin (17/3/2025).
Dia menjelaskan, arena untuk pertandingan yang disempurnakan di antaranya ada venue atletik, pentaque, panjat dinding, lintasan Sepatu roda. Selain itu, ada juga lapangan tenis, voli indoor, voli pasir hingga pagar untuk pengamanan di lapangan tembak.
“Sudah mulai ada yang dikerjakan dan mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar sehingga dapat digunakan secara tepat waktu,” katanya.
Meski demikian, Supri juga mengakui ada pengerjaan yang harus melalui mekanisme Lelang. Ia mencontohkan, untuk pemasangan atap lapangan tenis masih dalam proses pengadaan barang dan jasa.
“Pagunya Rp500 jutaan. Jadi, sesuai kentetuan harus melalui Lelang,” katanya.
Ketua KONI Gunungkidul, Irfan Ratnadi mengatakan, persiapan menyelenggarakan Porda 2025 terus dilakukan hingga saat ini. Selain penyiapan arena pertandingan, juga ada kesiapan para atlet untuk kontingen Gunungkidul.
“Pemkab menyatakan komitmennya untuk menyukseskan Gunungkidul sebagai tuan rumah Porda DIY di tahun ini,” kata Irfan.
Dia menjelaskan, bentuk komitmen dari Pemkab bisa dilihat menyiapkan beberapa lokasi yang menjadi tempat pertandingan. Yakni, di antaranya Lapangan Voli Pasir di belakang Kantor Pemkab, Lapangan Tenis Sewokoprojo; SMA Negeri 2 Playen.
Selain itu, ada venue Lapangan Petang di Gedung Kesenian; Stadion Handayani. Total ada 47 cabor yang akan dipertandingkan dalam Porda di Gunungkidul.
“Nantinya ada sekitar 3.500 atlet dari empat kabupaten dan satu kota untuk berlaga di porda,” katanya.
Irfan menambahkan, persiapan yang dilakukan tidak hanya kesiapan sebagai tuan rumah. Pasalnya, juga ada persiapan atlet untuk berlaga di ajang olahraga di DIY ini.
“Kita sudah menyiapkan sekitar 600 atlet. Rencananya mereka akan berlaga di 44 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porda Gunungkidul,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual