Pilur Gunungkidul 2026, Kampanye Calon Lurah Digelar Mulai 20 September
Kampanye calon lurah di Gunungkidul dijadwalkan berlangsung 20-22 September 2026. Pilur akan digelar pada 26 September 2026.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat meninjau lokasi longsoran di jalan baru di Tanjakan Clongop, Gedangsari, Selasa (18/3/2025). – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau lokasi tanah longsor di jalan baru di Tanjakan Clongop, Gedangsari, Gunungkidul Selasa (18/3/2025). Dia berharap kerusakan yang terjadi bisa segera ditangani sehingga akses Masyarakat bisa kembali normal. “Sebelum Lebaran harus bisa ditangani,” kata Mbak Endah, Selasa siang.
Berdasarkan hasil pemaparan dari BPBD Gunungkidul, lanjut dia, potensi longsor susulan di sekitar lokasi masih sangat besar. Terlebih lagi, di atas tebing yang longsor juga ada rekahan tanah dengan panjang 40 meter dan kedalammnya empat meter. “Jadi ada penanganan jangka pendek dan penanganan secara permanen untuk jangka panjang,” katanya.
Menurut dia, pemkab tidak memiliki kewenangan perbaikan karena status jalan yang merupakan milik Pemda DIY.
Upaya koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY juga sudah dilakukan. “Kalau jangka panjangnya memang harus ditalut biar aman sehingga tidak ada longsor susulan. Tetapi, untuk jangka pendek menyambut Lebaran juga harus diperhatikan karena jalur juga sebagai alternatif masuk Gunungkidul, apalagi juga sempat viral karena pemanadangannya yang indah,” katanya.
Endah pun meminta agar penanganan sementara bisa diselesaikan sebelum Lebaran sehingga jalur benar-benar aman dilalui pengendara atau warga yang melintas. “Segala upaya harus dilakukan. Kalau perlu saya akan bermalam atau sering datang ke sini untuk memastikan penanganan selesai sebelum Lebaran,” kata Endah.
BACA JUGA: Wali Kota Jogja Melarang ASN Menerima Parsel Lebaran
Terpisah, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, One Hermanto mengatakan perbaikan masih menjadi tanggungan rekanan karena masih dalam masa pemeliharaan. “Sekarang sedang dibersihkan material longsoran agar jalan bisa dilewati secara normal,” kata One.
Menurut dia, perbaikan dilakukan dengan dua skema. Skema jangka pendek dengan memastikan jalur benar-benar aman dan tidak terjadi longsoran yang membahayakan. “Kami berupaya terus agar longsoran benar-benar bisa tertangani dan terkondisikan dengan baik,” katanya.
Adapun untuk penanganan jangka panjang, One mengaku masih membutuhkan kajian. Meski begitu, dia mengaku memiliki gambaran bahwa penanganan permanen dengan membuat talut di lokasi longsoran. “Tetapi ini harus dikaji terlebih dahulu. Yang, jelas ada penanganan jangka pendek dan permanen,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kampanye calon lurah di Gunungkidul dijadwalkan berlangsung 20-22 September 2026. Pilur akan digelar pada 26 September 2026.
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.
Ranu Regulo tetap dibuka meski sejumlah titik di Gunung Bromo terbakar. Wisatawan diminta waspada dan tidak menyalakan api.
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.
Astra Financial dan OJK mengukuhkan 1.000 Duta OJK Peduli di Jogja untuk memperluas literasi keuangan hingga ke masyarakat.
Kemensos mencatat lebih dari 10,8 juta keluarga mengajukan usulan baru bansos dan 82 ribu keluarga disanggah hingga September 2026.